Arti Kata "terinjak-injak" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "terinjak-injak" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

terinjak-injak

ter.in.jak-in.jak Verba (kata kerja) Kiasan sangat diremehkan (dihinakan); ter-tindas; teraniaya

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "terinjak-injak"

📝 Contoh Penggunaan kata "terinjak-injak" dalam Kalimat

1.Pemerintah harus berhati-hati agar rakyatnya tidak terinjak-injak oleh kekuasaan politik yang ekstrem.
2.Pengusaha besar sering kali terinjak-injak oleh keterbatasan kemampuan para pekerja pabrik yang kurang terampil.
3.Pemerintah harus menegakkan hukum untuk mencegah hak asasi manusia terinjak-injak oleh para koruptor.
4.Pada era kolonial, rakyat Indonesia sering kali terinjak-injak oleh penindasan politik dan penjajahan asing.
5.Sikap diskriminatif terhadap minoritas sering kali menyebabkan mereka terinjak-injak oleh masyarakat mayoritas yang tidak toleran.

📚 Artikel terkait kata "terinjak-injak"

Mengenal Kata 'terinjak-injak' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "terinjak-injak" - Inspirasi dan Motivasi

Dalam bahasa Indonesia, kata "terinjak-injak" memiliki makna yang sangat penting dalam konteks sosial dan budaya. Kata ini digunakan untuk menggambarkan seseorang yang sangat diremehkan, ditindas, atau dianiaya. Makna ini terkait erat dengan konsep "keadilan" dan "kesetaraan" yang sangat penting dalam masyarakat.

Contoh Penggunaan Kata "terinjak-injak" dalam Kalimat

Kata "terinjak-injak" sering digunakan dalam bahasa sehari-hari untuk menggambarkan situasi di mana seseorang merasa sangat tidak adil. Misalnya, ketika seseorang mengalami penindasan dari pihak lain, maka dia akan mengatakan bahwa dirinya "terinjak-injak" oleh pihak tersebut. Contoh kalimatnya adalah: "Saya merasa terinjak-injak oleh atasan saya yang selalu meminta saya untuk bekerja lembur tanpa pembayaran tambahan."

Relevansi Kata "terinjak-injak" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "terinjak-injak" sangat relevan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks keadilan dan kesetaraan. Dalam masyarakat modern, banyak orang yang mengalami penindasan atau dianiaya oleh pihak lain, baik itu dalam bentuk fisik, verbal, atau psikologis. Oleh karena itu, penting untuk mengenali dan mengerti makna kata "terinjak-injak" dalam konteks ini. Dengan demikian, kita dapat lebih sadar akan keadilan dan kesetaraan yang harus dijunjung tinggi dalam masyarakat.