Arti Kata "tingkat superlatif" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "tingkat superlatif" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

tingkat superlatif

Istilah linguistik tingkat yang menyatakan kualitas atau keadaan yang paling tinggi atau paling rendah dipandang dari sudut tertentu, misalnya paling panas

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "tingkat superlatif"

📝 Contoh Penggunaan kata "tingkat superlatif" dalam Kalimat

1.Ia dipercaya sebagai presiden paling menarik dalam sejarah negara tersebut.
2.Sistem transportasi di kota ini adalah yang paling modern di Asia Tenggara.
3.Karena cuaca sedang panas, kami memutuskan untuk berenang di kolam yang paling dingin.
4.Karya sastra karya penulis paling populer di Indonesia telah diadaptasi menjadi film.
5.Lulusan S1 ini kemudian terpilih sebagai dosen paling berprestasi di fakultasnya.

📚 Artikel terkait kata "tingkat superlatif"

Mengenal Kata 'tingkat superlatif' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Tingkat Superlatif" - Inspirasi dan Motivasi

Bahasa kita mempunyai berbagai tingkat, mulai dari tingkat dasar hingga tingkat paling kompleks. Salah satu tingkat yang menarik adalah **tingkat superlatif**. Istilah ini merujuk pada kualitas atau keadaan yang paling tinggi atau paling rendah dipandang dari sudut tertentu. Misalnya, "paling panas" atau "paling dingin" adalah contoh penggunaan **tingkat superlatif** dalam bahasa Indonesia. Tingkat superlatif memiliki asal-usul yang kaya dan kompleks. Bahasa Indonesia sendiri dipengaruhi oleh bahasa Melayu, yang kemudian digunakan sebagai bahasa pergaulan antar suku bangsa. Bahasa Melayu sendiri dipengaruhi oleh bahasa Sanskerta dan Arab. Oleh karena itu, **tingkat superlatif** dalam bahasa Indonesia memiliki variasi yang luas dan kompleks, tergantung pada konteks dan tujuan penggunaan. **Tingkat Superlatif** dalam Bahasa Indonesia memiliki banyak contoh penggunaan yang alami. Misalnya, "Saya merasa paling senang ketika bertemu dengan teman lama." atau "Hari ini cuaca paling panas saya pernah alami." Dalam kedua kalimat tersebut, **tingkat superlatif** digunakan untuk menyatakan kualitas atau keadaan yang paling tinggi atau paling rendah. Contoh lain adalah "Dia adalah paling pintar di kelasnya" atau "Saya mencari hotel yang paling murah." Dalam kehidupan sehari-hari, **tingkat superlatif** memiliki banyak relevansi. Misalnya, ketika kita sedang mencari tempat makan yang enak, kita akan mengatakan "Saya mencari tempat makan yang paling enak di kota ini." Atau, ketika kita sedang mencari hotel yang nyaman, kita akan mengatakan "Saya mencari hotel yang paling nyaman dan terjangkau." Dalam budaya Indonesia modern, **tingkat superlatif** digunakan untuk menunjukkan kualitas atau keadaan yang paling tinggi atau paling rendah, sehingga dapat membantu kita dalam membuat keputusan yang tepat.