Arti Kata "trinil" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "trinil" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

trinil

tri·nil n kedidi

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "trinil"

πŸ“ Contoh Penggunaan kata "trinil" dalam Kalimat

1.Benda koleksi museum adalah suatu karya seni yang bernilai tinggi dengan tri-nil.
2.Fenomena alam yang menakjubkan di pantai, yaitu gelombang ombak yang bertrinil.
3.Pada saat musim hujan, sungai yang kerap kali meluap dan mengalir dengan derasnya bertrinil.
4.Dalam teknik olahraga renang, gerakan trinil sangat efektif untuk meningkatkan kecepatan.
5.Penggunaan bahan tahan air yang memiliki ketahanan trinil sangat penting dalam pembuatan peralatan.

πŸ“š Artikel terkait kata "trinil"

Mengenal Kata 'trinil' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "trinil" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "trinil" seringkali terdengar asing di telinga kita, tetapi apa sebenarnya maknanya? Menurut KBBI, trinil (triΒ·nil n kedidi) memiliki makna sebagai "kedidi" atau "bendungan air". Dalam konteks historis, kata ini sering digunakan untuk menggambarkan struktur penampungan air yang dibangun oleh masyarakat adat di Indonesia. Dengan demikian, kata "trinil" memiliki keterkaitan erat dengan kehidupan sehari-hari masyarakat di daerah pedesaan. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "trinil" masih digunakan dalam konteks yang berbeda-beda. Misalnya, "Desa ini memiliki trinil yang baik untuk menampung air hujan, sehingga penduduknya tidak perlu khawatir akan kekeringan." Atau, "Proyek pembangunan trinil ini bertujuan untuk meningkatkan ketersediaan air bersih di daerah ini." Dalam kedua contoh tersebut, kata "trinil" digunakan untuk menggambarkan struktur penampungan air yang dibangun oleh masyarakat atau pemerintah. Dalam budaya Indonesia modern, kata "trinil" juga memiliki relevansi dengan isu lingkungan dan konservasi air. Dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah dan masyarakat telah berusaha meningkatkan ketersediaan air bersih di daerah-daerah yang membutuhkan. Dengan demikian, kata "trinil" menjadi simbol dari upaya untuk melestarikan sumber daya alam dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.