Arti Kata "trombosit" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "trombosit" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

trombosit

trom·bo·sit n keping-keping darah, mempunyai bentuk yg tidak teratur dan tidak mempunyai inti

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "trombosit"

📝 Contoh Penggunaan kata "trombosit" dalam Kalimat

1.Dalam darah manusia, trombosit berperan penting dalam proses pembekuan darah.
2.Pada operasi bedah, dokter harus hati-hati menghindari kontak trombosit dengan jaringan tubuh pasien.
3.trombosit berfungsi sebagai pelindung tubuh dari infeksi bakteri dan virus.
4.Dalam penelitian medis, ilmuwan menemukan hubungan antara trombosit dan perkembangan penyakit jantung.
5.Ketika terjadi luka, tubuh akan mengeluarkan trombosit untuk membantu menghentikan aliran darah.

📚 Artikel terkait kata "trombosit"

Mengenal Kata 'trombosit' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Trombosit" - Fungsi Penting dalam Kesehatan

Trombosit adalah salah satu komponen penting dalam sistem peredaran darah manusia. Kata ini pertama kali diperkenalkan pada abad ke-19 oleh ilmuwan Inggris, William Hewson. Pada saat itu, Hewson menemukan bahwa trombosit memiliki peran penting dalam proses pembekuan darah. Dalam arti resmi, trombosit didefinisikan sebagai keping-keping darah yang tidak memiliki inti dan memiliki bentuk tidak teratur. Trombosit memiliki peran penting dalam menjaga kestabilan sistem peredaran darah. Ketika tubuh mengalami luka atau cedera, trombosit akan segera bergerak menuju ke tempat cedera dan membantu menghentikan pendarahan. Proses ini disebut koagulasi darah. Dalam beberapa kasus, kondisi trombosit yang tidak normal dapat menyebabkan penyakit seperti trombositopenia, yaitu kondisi di mana jumlah trombosit di dalam darah sangat rendah. Contoh penggunaan kata trombosit dalam kalimat yang alami adalah: "Trombosit membantu menghentikan pendarahan ketika tubuh mengalami luka." "Kondisi trombosit yang tidak normal dapat menyebabkan penyakit serius." "Dokter akan melakukan tes untuk memeriksa kondisi trombosit di dalam darah." Trombosit juga memiliki relevansi penting dalam kehidupan sehari-hari. Dalam budaya Indonesia modern, banyak orang yang masih belum memahami pentingnya trombosit dalam menjaga kesehatan. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memahami dan menjaga kesehatan trombosit agar dapat menghindari penyakit yang terkait. Dengan demikian, kita dapat memiliki kesehatan yang lebih baik dan hidup yang lebih seimbang.