Arti Kata "unjuk yang tidak diberikan" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "unjuk yang tidak diberikan" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

unjuk yang tidak diberikan

Peribahasa berjanji akan memberi sesuatu, tetapi hanya kata-kata (tidak dipenuhi)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "unjuk yang tidak diberikan"

📝 Contoh Penggunaan kata "unjuk yang tidak diberikan" dalam Kalimat

1.Pemimpin politik itu tidak pernah menepati janjinya, hanya unjuk yang tidak diberikan.
2.Dia selalu berjanji untuk membantu tetangganya, tetapi itu hanya unjuk yang tidak diberikan.
3.Pernyataan perusahaan tentang kebijakan lingkungan yang ramah itu hanyalah unjuk yang tidak diberikan.
4.Dia meminta bantuan, tapi jawabannya hanya unjuk yang tidak diberikan.
5.Tindakan pemerintah menyangkal kebohongan itu hanya unjuk yang tidak diberikan.

📚 Artikel terkait kata "unjuk yang tidak diberikan"

Mengenal Kata 'unjuk yang tidak diberikan' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "unjuk yang tidak diberikan" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "unjuk yang tidak diberikan" adalah salah satu peribahasa yang paling populer dalam bahasa Indonesia. Maknanya adalah berjanji akan memberi sesuatu, tetapi hanya kata-kata. Peribahasa ini menunjukkan bahwa janji yang tidak dipenuhi dapat merusak hubungan antara orang-orang.

Sejarah dan Konteks

Peribahasa "unjuk yang tidak diberikan" berasal dari masa lalu, ketika orang-orang masih menggunakan bahasa yang lebih formal dan sopan. Pada saat itu, orang-orang sering berjanji akan memberi sesuatu, tetapi tidak pernah memenuhinya. Peribahasa ini digunakan untuk menggambarkan perilaku tersebut.

Contoh Penggunaan

"dia bilang akan mengirimkan bantuan, tapi hanya **unjuk yang tidak diberikan** saja". Contoh ini menunjukkan bahwa janji yang tidak dipenuhi dapat merusak hubungan antara orang-orang. Contoh lainnya adalah, "dia berjanji akan membantu saya, tapi hanya kata-kata saja, **unjuk yang tidak diberikan**".

Relevansi dalam Kehidupan Sehari-Hari

Peribahasa "unjuk yang tidak diberikan" masih sangat relevan dalam kehidupan sehari-hari. Dalam era digital ini, orang-orang sering berjanji akan melakukan sesuatu, tetapi tidak pernah memenuhinya. Peribahasa ini dapat digunakan untuk mengingatkan kita bahwa janji yang tidak dipenuhi dapat merusak hubungan antara orang-orang. Selain itu, peribahasa ini juga dapat digunakan untuk menggambarkan perilaku yang tidak etis dalam bisnis atau hubungan sosial. Dalam kesimpulan, peribahasa "unjuk yang tidak diberikan" adalah salah satu peribahasa yang paling populer dalam bahasa Indonesia. Maknanya adalah berjanji akan memberi sesuatu, tetapi hanya kata-kata. Peribahasa ini masih sangat relevan dalam kehidupan sehari-hari dan dapat digunakan untuk mengingatkan kita bahwa janji yang tidak dipenuhi dapat merusak hubungan antara orang-orang.