Arti Kata "verset" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "verset" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

verset

ver·set /versét/ n Huk bantahan; banding: keputusan tersebut dinyatakan dapat dilaksanakan lebih dahulu walaupun ada -- dr pihak terhukum

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "verset"

📝 Contoh Penggunaan kata "verset" dalam Kalimat

1.Pengadilan menolak bandingnya karena keputusan dinyatakan dapat dilaksanakan sebelumnya.
2.Pengadilan tidak dapat menerima gugatan banding karena tidak ada verset yang sah.
3.Pada kasus hukum tersebut, hakim menolak banding karena keputusan sudah dapat dilaksanakan.
4.Saya tidak dapat menerima keputusan tersebut karena ada verset dari pihak lain.
5.Ketua pengadilan menolak menerima gugatan banding karena ada verset dari pihak terhukum.

📚 Artikel terkait kata "verset"

Mengenal Kata 'verset' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Verset" - Hukum dan Konteksnya

Kata "verset" dalam bahasa Indonesia memiliki arti resmi sebagai "bantahan" atau "banding". Dalam konteks hukum, kata ini dipakai untuk menyebutkan keputusan yang dapat dilaksanakan meskipun ada bantahan dari pihak terhukum. Sejarahnya, kata "verset" berasal dari kata bahasa Belanda "verzet", yang berarti "bantahan" atau "penolakan". Dalam prakteknya, kata "verset" sering digunakan dalam kalimat yang berisi tentang keputusan hukum yang dapat dilaksanakan meskipun ada bantahan. Misalnya, "Keputusan tersebut dinyatakan dapat dilaksanakan lebih dahulu walaupun ada verset dari pihak terhukum." Atau "Pihak hakim menolak verset dari pihak yang menyangkal kesalahan tersebut." Penggunaan kata "verset" juga dapat ditemukan dalam konteks lain, seperti dalam penjelasan tentang hukum perkara pidana. Misalnya, "Pengadilan menetapkan hukuman pada orang yang terbukti bersalah, meskipun ada verset dari pihak penyerang." Dalam situasi ini, kata "verset" berarti bahwa pihak yang menyerang tidak dapat menolak keputusan pengadilan. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "verset" memiliki relevansi dengan proses hukum yang kompleks. Dalam beberapa kasus, pihak yang dituduh dapat mengajukan verset terhadap keputusan pengadilan, yang kemudian dapat diproses lebih lanjut. Dalam situasi seperti ini, kata "verset" berperan penting dalam membantu memahami proses hukum yang rumit.