Arti Kata "wadung" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "wadung" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

wadung

wa·dung Jw n beliung

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "wadung"

📝 Contoh Penggunaan kata "wadung" dalam Kalimat

1.Berikut adalah lima contoh kalimat dalam bahasa Indonesia yang menggunakan kata "wadung":
2.Angin berhembus kencang, membawa hujan deras, dan menghantam wadung yang lemah.
3.Masyarakat setempat harus sangat berhati-hati saat cuaca ekstrem seperti beliung atau wadung.
4.Berdasarkan pengamatan ilmiah, wadung dapat menyebabkan kerusakan parah pada bangunan dan infrastruktur.
5.Sebagai bentuk kesempatan untuk berbagi, komunitas lokal membagikan makanan kepada korban wadung.

📚 Artikel terkait kata "wadung"

Mengenal Kata 'wadung' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Wadung" - Beliung yang Melekat dalam Budaya Indonesia

Kata wadung seringkali dihubungkan dengan fenomena alam yang menakutkan, yaitu beliung. Dalam sejarah, beliung telah menjadi simbol kekuatan alam yang tidak dapat dielakkan. Orang Jawa, khususnya, mengenal wadung sebagai beliung yang memiliki kekuatan untuk menghancurkan segala sesuatu yang berada di jalurnya. Oleh karena itu, kata wadung sering digunakan dalam konteks keadaan alam yang tidak stabil dan menakutkan. Dalam kehidupan sehari-hari, kata wadung sering digunakan dalam kalimat untuk menggambarkan peristiwa alam yang ekstrem. Misalnya, "Hari ini wadung terasa sangat kuat, sehingga banyak pohon yang terjatuh." Atau, "Kota kami baru-baru ini mengalami wadung yang sangat parah, sehingga banyak bangunan yang rusak." Dalam kalimat tersebut, kata wadung digunakan untuk menggambarkan keadaan alam yang menakutkan dan tidak terduga. Kata wadung juga memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari di Indonesia. Dalam budaya Jawa, misalnya, wadung dianggap sebagai kekuatan alam yang harus dihormati. Oleh karena itu, banyak masyarakat Jawa yang masih menganggap wadung sebagai simbol kekuatan alam yang tidak dapat dielakkan. Dalam konteks modern, kata wadung juga digunakan dalam konteks keadaan alam yang ekstrem, seperti bencana alam atau perubahan iklim. Oleh karena itu, kata wadung tetap relevan dalam kehidupan sehari-hari di Indonesia.