Arti Kata "wafat" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "wafat" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

wafat

wa·fat v meninggal dunia (biasanya untuk raja, orang-orang besar ternama): putra mahkota dinobatkan sebelum raja --

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "wafat"

📝 Contoh Penggunaan kata "wafat" dalam Kalimat

1.Raja yang telah wafat digantikan oleh putra mahkotanya sebagai penerus takhta.
2.wafatnya ayahnya membuatnya menjadi yatim piatu sejak usia dini.
3.Pada saat itu, umumnya seseorang wafat sebelum mencapai usia lanjut.
4.Dia pergi ke makam ayahnya yang telah wafat beberapa tahun lalu untuk berdoa.
5.Di dalam buku sejarah, peristiwa wafatnya raja tersebut masih menjadi perdebatan.

📚 Artikel terkait kata "wafat"

Mengenal Kata 'wafat' - Inspirasi dan Motivasi

Makna Wafat dalam Sejarah dan Budaya Indonesia

Pada awalnya, kata wafat memiliki makna yang sangat spesifik dalam bahasa Indonesia, yaitu meninggal dunia, terutama untuk raja atau orang-orang besar ternama. Dalam konteks sejarah, kata ini sering digunakan untuk menggambarkan proses peralihan kekuasaan dari seorang raja yang telah wafat kepada putra mahkota atau penerusnya. Hal ini menunjukkan pentingnya makna wafat dalam menentukan keadaan sosial dan politik suatu masyarakat. Dalam perkembangannya, kata wafat juga digunakan dalam kalimat yang lebih umum untuk menggambarkan proses kematian seseorang. Contohnya, "Raja tersebut telah wafat setelah bertugas selama 30 tahun," atau "Tahun ini, banyak orang yang wafat akibat pandemi." Dalam kalimat-kalimat ini, kata wafat digunakan untuk menggambarkan proses kematian seseorang yang telah mencapai usia tua atau akibat faktor-faktor tertentu. Dalam kehidupan sehari-hari, kata wafat masih memiliki makna yang sangat spesifik dalam konteks budaya Indonesia. Dalam beberapa daerah, kata ini digunakan dalam upacara keagamaan atau ritual untuk menghormati leluhur atau nenek moyang. Contohnya, dalam upacara keagamaan Hindu di Bali, kata wafat digunakan untuk menggambarkan proses kematian seseorang yang telah mencapai keadaan spiritual yang lebih tinggi. Dalam konteks ini, kata wafat memiliki makna yang sangat mendalam dan spiritual.