Arti Kata "wahai" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "wahai" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

wahai

wa·hai p kata seru untuk menarik perhatian, memanggil, memperingatkan, dsb: -- anakku, ingatlah pesanku!

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "wahai"

📝 Contoh Penggunaan kata "wahai" dalam Kalimat

1.wahai anak-anakku, ingatlah pesanku untuk selalu berlaku jujur!
2.wahai para ilmuwan, saya memohon kepada Anda untuk menemukan solusi yang lebih baik.
3.wahai kawan-kawan yang terdekat, saya membutuhkan bantuan Anda untuk mengatasi masalah ini.
4.wahai para penguasa, saya meminta kepada Anda untuk memberikan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan.
5.wahai ibu bapak yang terhormat, saya ingin mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang Anda berikan.

📚 Artikel terkait kata "wahai"

Mengenal Kata 'wahai' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Wahai" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "wahai" merupakan salah satu kata seru yang paling umum digunakan dalam bahasa Indonesia. Kata ini memiliki makna yang luas, mulai dari menarik perhatian hingga memperingatkan. Sejarah kata "wahai" dapat dipahami dalam konteks sosial dan budaya yang berkembang di Indonesia. Pada masa lalu, kata "wahai" sering digunakan untuk menunjukkan rasa hormat atau kesopanan terhadap orang yang berada di dekatnya. **Penggunaan Kata "Wahai" dalam Kalimat** Kata "wahai" dapat digunakan dalam berbagai kalimat. Contoh penggunaannya dapat dilihat dalam kalimat berikut: - "Wahai anakku, ingatlah pesanku!" diucapkan oleh seorang ayah kepada anaknya untuk mengingatkan pesan yang telah diucapkannya sebelumnya. - "Wahai teman-teman, mari kita bergerak cepat untuk menyelesaikan tugas ini!" diucapkan oleh seorang guru kepada murid-muridnya untuk memancing mereka bergerak cepat. - "Wahai ibu, saya sudah tiba di rumah!" diucapkan oleh seorang anak kepada ibunya untuk memberitahu bahwa dia telah tiba di rumah. **Relevansi Kata "Wahai" dalam Kehidupan Sehari-Hari** Kata "wahai" memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari. Dalam budaya Indonesia modern, kata "wahai" dapat digunakan untuk menunjukkan rasa hormat, kesopanan, atau bahkan untuk memancing seseorang. Dalam konteks kehidupan sehari-hari, kata "wahai" dapat digunakan dalam berbagai situasi, seperti memanggil seseorang, memberitahu kabar baik, atau bahkan untuk memperingatkan seseorang tentang sesuatu.