Arti Kata "wangsit" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "wangsit" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

wangsit

wang·sit n pesan (amanat) gaib: menurut -- yg diterimanya, benda itu harus dipelihara dan disimpan dl keraton

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "wangsit"

📝 Contoh Penggunaan kata "wangsit" dalam Kalimat

1.Pengasingan Raja Pakubuwana II ke Yogyakarta sebenarnya diawali oleh wangsit dari arah suci.
2.Dalam tradisi Jawa, wangsit sering diartikan sebagai pesan dari Tuhan.
3.Sebagai seorang peneliti, dia harus memahami makna wangsit dalam konteks budaya Jawa.
4.Pada saat itulah, dia menerima wangsit dari seorang dukun yang menuntunnya ke hutan.
5.Menurut sejarah, Raja Hamengku Buwono I menerima wangsit untuk membangun Keraton Yogyakarta.

📚 Artikel terkait kata "wangsit"

Mengenal Kata 'wangsit' - Inspirasi dan Motivasi

Wangsit: Pesan Amanat Gaib dalam Budaya Indonesia

Wangsit adalah istilah yang telah ada sejak zaman dahulu kala dalam budaya Indonesia. Menurut KBBI, wangsit adalah pesan (amanat) gaib yang diberikan kepada seseorang, biasanya berupa perintah untuk memelihara dan menyimpan benda tertentu di keraton. Istilah ini terkait erat dengan konsep spiritual dan religius dalam masyarakat Indonesia. Dalam konteks sejarah, wangsit seringkali dihubungkan dengan tradisi kerajaan di Jawa, seperti Kerajaan Majapahit. Bangsawan dan raja-raja di kerajaan ini seringkali menerima wangsit dari para leluhur atau dewa-dewa, yang berisi perintah untuk memelihara dan merawat benda-benda suci. Benda-benda ini kemudian disimpan di keraton sebagai simbol kekuasaan dan spiritualitas. Contoh-contoh penggunaan kata wangsit dalam kalimat alami adalah: * Pada masa silam, Raja Majapahit menerima wangsit dari leluhur untuk memelihara batu suci yang disimpan di keraton. * Seorang bangsawan menerima wangsit untuk membangun kuil suci yang berlokasi di pedalaman hutan. * Masyarakat setempat percaya bahwa wangsit adalah pesan dari arwah leluhur yang harus dihormati dan dipatuhi. Dalam kehidupan sehari-hari, konsep wangsit masih relevan dalam beberapa aspek. Misalnya, banyak orang yang percaya bahwa wangsit adalah cara untuk menerima pesan dari arwah leluhur atau dewa-dewa. Mereka percaya bahwa wangsit dapat membantu mereka dalam membuat keputusan yang tepat dan menjalani hidup yang lebih sejahtera.