Arti Kata "agriologi" Menurut KBBI
Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "agriologi" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).
agriologi
ag·ri·o·lo·gi n Antr pengkajian sejarah dan adat istiadat suku primitif
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "agriologi"
📝 Contoh Penggunaan kata "agriologi" dalam Kalimat
📚 Artikel terkait kata "agriologi"
Pengertian dan Peran Agriologi dalam Pengembangan Pertanian
Pengertian Agriologi
Agriologi adalah cabang ilmu pertanian yang mempelajari sistem pertanian secara holistik. Dalam agriologi, tidak hanya dipelajari aspek teknis pertanian seperti budidaya tanaman dan peternakan, tetapi juga faktor-faktor sosial, ekonomi, dan lingkungan yang memengaruhi keberhasilan usaha pertanian.
Peran Agriologi dalam Pertanian
Studi agriologi sangat penting dalam mengembangkan teknik pertanian yang berkelanjutan dan ramah lingkungan. Para ahli agriologi bekerja untuk meningkatkan produktivitas tanaman, mengurangi penggunaan bahan kimia berbahaya, dan memperbaiki kesejahteraan petani.
Agriologi dan Lingkungan
Agriologi mempelajari dampak pertanian terhadap lingkungan dan cara mengurangi jejak karbon serta polusi air dan tanah. Dengan pendekatan agriologi yang berkelanjutan, pertanian dapat menjadi lebih ramah lingkungan dan berkontribusi pada pelestarian alam.
Agriologi dan Teknologi Pertanian
Agriologi juga mencakup pengembangan teknologi pertanian yang inovatif, seperti penggunaan sensor untuk monitoring tanaman dan sistem irigasi yang efisien. Dengan adopsi teknologi terkini, pertanian dapat meningkatkan produktivitas dan mengurangi kerugian.
Agriologi dalam Agribisnis
Agriologi merupakan landasan penting dalam pengelolaan agribisnis yang sukses. Dengan pemahaman mendalam tentang sistem pertanian, para pengusaha dapat mengoptimalkan produksi, meminimalkan risiko, dan memastikan keberlanjutan usaha pertanian.