Arti Kata "air bah" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "air bah" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

air bah

banjir

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "air bah"

📝 Contoh Penggunaan kata "air bah" dalam Kalimat

1.air bah terjadi di daerah pesisir laut setelah gempa bumi besar.
2.Penduduk desa harus siap menghadapi air bah yang datang setiap musim hujan.
3.Dalam cerita rakyat, air bah digambarkan sebagai kekuatan alam yang tidak terkalahkan.
4.Mahasiswa mempelajari fenomena air bah sebagai contoh bencana alam yang sering terjadi.
5.Pemerintah harus segera membantu korban air bah yang terdampak oleh badai.

📚 Artikel terkait kata "air bah"

Mengenal Kata 'air bah' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Air Bah" - Banjir Besar yang Mengancam

Pada zaman kuno, orang-orang Indonesia memiliki kebiasaan menggunakan istilah "**air bah**" untuk menggambarkan kondisi banjir yang melanda daerah-daerah pedalaman. Istilah ini sering digunakan dalam cerita rakyat dan legenda, seperti cerita tentang **Nabi Nuh** yang diselamatkan dari **banjir besar** dengan membanguan kapal. Dalam konteks sosial, **air bah** juga menjadi simbol kekacauan dan kehancuran yang melanda masyarakat. Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering mendengar tentang **banjir** yang melanda kota-kota besar di Indonesia. **Air bah** yang melanda Jakarta, Bandung, atau Surabaya biasanya menyebabkan kerusakan parah dan korban jiwa. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk selalu waspada terhadap **banjir** yang dapat terjadi kapan saja. Berikut beberapa contoh kalimat yang menggunakan kata **air bah**: * "Kota ini sering mengalami **air bah** akibat curah hujan yang tinggi." * "Pemerintah harus segera mengambil tindakan untuk mengantisipasi **banjir** yang dapat terjadi di daerah-daerah tertentu." * "Kami sangat memprihatinkan korban **air bah** yang melanda daerah kami, dan kami berharap pemerintah dapat membantu kami." Dalam budaya Indonesia modern, **air bah** juga memiliki makna yang lebih luas. Selain mengacu pada kondisi banjir, **air bah** juga dapat digunakan untuk menggambarkan kondisi kehidupan yang kacau dan tidak terduga. Dalam konteks ini, **air bah** menjadi simbol kekacauan dan kehancuran yang dapat terjadi dalam kehidupan sehari-hari.