Arti Kata "akseptasi" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "akseptasi" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

akseptasi

ak·sep·ta·si /akséptasi/ n 1 penerimaan; pembenaran; 2 penerimaan secara umum makna suatu kata atau pemahaman konsep makna suatu kata (atau konsep) yg umum diterima

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "akseptasi"

📝 Contoh Penggunaan kata "akseptasi" dalam Kalimat

1.Pada rapat direksi, keputusan akseptasi proposal harus diambil dengan cermat.
2.Sebagai seorang guru, Anda perlu mengajarkan konsep akseptasi kepada siswa-siswa Anda.
3.akseptasi dari masyarakat terhadap kebijakan pemerintah sangat penting untuk kesuksesan program tersebut.
4.Dalam dunia bisnis, akseptasi pelanggan terhadap produk merupakan kunci keberhasilan perusahaan.
5.Proses akseptasi diri sendiri adalah langkah penting dalam membangun rasa percaya diri.

📚 Artikel terkait kata "akseptasi"

Pengertian dan Konsep Akseptasi dalam Berbagai Aspek Kehidupan

Pengertian Akseptasi

Akseptasi merupakan proses penerimaan atau persetujuan terhadap suatu hal, ide, atau keputusan. Dalam konteks sosial dan psikologis, akseptasi sering kali mengacu pada penerimaan terhadap diri sendiri, orang lain, atau situasi yang terjadi. Proses akseptasi melibatkan pengakuan dan penerimaan atas keadaan yang ada tanpa upaya untuk mengubahnya.

Dalam konteks hukum, akseptasi juga dapat merujuk pada penerimaan terhadap tawaran atau kontrak yang diajukan oleh pihak lain. Akseptasi dalam hal ini menunjukkan kesediaan untuk mengikatkan diri pada kesepakatan yang telah dibuat.

Akseptasi juga memiliki peran penting dalam bidang bisnis. Penerimaan terhadap produk atau layanan yang ditawarkan oleh perusahaan merupakan bentuk akseptasi dari konsumen. Kemampuan perusahaan untuk mendapatkan akseptasi dari pasar akan berdampak pada keberlanjutan bisnis mereka.

Dalam konteks pendidikan, akseptasi juga berperan penting. Guru perlu mendorong siswa untuk menerima konsep dan pengetahuan baru dengan sikap terbuka dan penerimaan. Proses akseptasi terhadap pembelajaran akan memudahkan siswa dalam memahami materi dan mengembangkan keterampilan mereka.

Akseptasi juga merupakan bagian integral dalam hubungan antarmanusia. Kemampuan untuk menerima perbedaan, pendapat, dan keputusan orang lain merupakan indikasi dari tingkat kedewasaan dan kedewasaan emosional seseorang. Dengan memiliki sikap akseptasi, hubungan antarmanusia dapat terjalin harmonis dan saling mendukung.