Arti Kata "beras pecah kulit" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "beras pecah kulit" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

beras pecah kulit

butir padi yang kulitnya sudah dilepaskan, tetapi belum disosoh

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "beras pecah kulit"

📝 Contoh Penggunaan kata "beras pecah kulit" dalam Kalimat

1.Padi sudah dipanen dan siap diproses menjadi beras pecah kulit.
2.Pengusaha sawah menawarkan beras pecah kulit sebagai pilihan utama konsumen.
3.Ibu membeli beras pecah kulit dari pasar tradisional untuk membuat nasi goreng.
4.Pada masa lalu, beras pecah kulit adalah makanan yang sangat umum di pedesaan.
5.Dalam pertanian, padi yang sudah mengalami proses perebusan disebut beras pecah kulit.

📚 Artikel terkait kata "beras pecah kulit"

Mengenal Kata 'beras pecah kulit' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Beras Pecah Kulit" - Inspirasi dan Motivasi dalam Kehidupan Sehari-Hari

Sejarah dan Makna Umum

Beras pecah kulit adalah istilah yang sudah ada sejak lama dalam masyarakat Indonesia. Dalam arti resmi, beras pecah kulit adalah butir padi yang kulitnya sudah dilepaskan, tetapi belum disosoh. Istilah ini sebenarnya menggambarkan proses pengolahan padi menjadi beras yang lebih sederhana dan lebih dekat dengan kebutuhan masyarakat. Dalam konteks historis, beras pecah kulit seringkali dianggap sebagai salah satu jenis beras yang kurang berkualitas dibandingkan dengan beras yang sudah disosoh. Tapi, perlu diingat bahwa beras pecah kulit memiliki nilai yang lebih tinggi dalam beberapa aspek. Misalnya, beras pecah kulit lebih mudah diolah dan dapat disimpan lebih lama dibandingkan dengan beras yang sudah disosoh. Selain itu, beras pecah kulit juga lebih ramah lingkungan karena tidak memerlukan proses pengolahan yang intensif.

Contoh Penggunaan dalam Kalimat Alami

Beras pecah kulit seringkali digunakan dalam berbagai kalimat yang alami. Misalnya, "Di pasar tradisional, penjual beras pecah kulit menawarkan harga yang lebih murah dibandingkan dengan beras yang sudah disosoh." Kalimat ini menggambarkan bahwa beras pecah kulit seringkali dijual dengan harga yang lebih terjangkau. Atau, "Ibu saya suka memasak nasi dari beras pecah kulit karena rasa yang lebih kaya." Kalimat ini menunjukkan bahwa beras pecah kulit dapat digunakan dalam berbagai resep masakan.

Relevansi dalam Kehidupan Sehari-Hari

Beras pecah kulit memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari. Dalam budaya Indonesia modern, beras pecah kulit seringkali dianggap sebagai salah satu jenis beras yang lebih dekat dengan kebutuhan masyarakat. Oleh karena itu, banyak orang yang memilih untuk menggunakan beras pecah kulit dalam berbagai kegiatan kuliner. Selain itu, beras pecah kulit juga dapat digunakan sebagai bahan baku dalam industri makanan. Dengan demikian, beras pecah kulit dapat menjadi salah satu jenis beras yang lebih berguna dalam kehidupan sehari-hari.