Arti Kata "alabangka" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "alabangka" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

alabangka

ala·bang·ka n linggis; perejang

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "alabangka"

📝 Contoh Penggunaan kata "alabangka" dalam Kalimat

1.alabangka adalah jenis tumbuhan yang tumbuh di hutan tropis
2.Saat musim hujan, alabangka akan mekar dengan indahnya
3.Pak Ahmad mengoleksi berbagai macam alabangka di kebun belakang rumahnya
4.alabangka merupakan tanaman endemik Indonesia yang dilindungi
5.Di desa ini, alabangka sering digunakan sebagai bahan obat tradisional

📚 Artikel terkait kata "alabangka"

Arti Kata Alabangka Menurut KBBI - Kamus Besar Bahasa Indonesia

Definisi Alabangka

Alabangka merupakan jenis tumbuhan yang biasanya tumbuh di daerah hutan tropis dengan cuaca yang lembab. Tanaman ini dikenal dengan bunga yang cantik dan harum. Alabangka sering digunakan dalam berbagai tradisi dan kegiatan masyarakat karena keindahan dan manfaatnya.

Alabangka memiliki ciri khas daun yang besar dan bunga yang berwarna cerah. Saat musim hujan tiba, alabangka akan mekar dengan indahnya, menarik perhatian burung dan serangga untuk datang dan mengambil nektar. Hal ini menjadikan alabangka sebagai salah satu tanaman favorit bagi para penghobi kebun.

Banyak orang yang mengoleksi alabangka sebagai hiasan di halaman rumah atau taman. Pak Ahmad, misalnya, memiliki berbagai macam jenis alabangka yang ditanam dengan penuh perawatan di kebun belakang rumahnya. Ia senang melihat keindahan bunga alabangka yang mekar setiap pagi.

Perlu diketahui bahwa alabangka merupakan tanaman endemik Indonesia yang dilindungi oleh undang-undang. Oleh karena itu, pengambilan dan perdagangan alabangka secara liar dilarang keras. Upaya konservasi alabangka perlu dilakukan untuk menjaga keberlangsungan tanaman ini di alam.

Di beberapa daerah, alabangka sering dimanfaatkan sebagai bahan obat tradisional untuk mengobati berbagai penyakit. Daun dan bunga alabangka diyakini memiliki khasiat yang baik untuk kesehatan tubuh. Masyarakat lokal percaya dengan keampuhan alabangka sebagai obat alami yang aman dan efektif.