Arti Kata "alkimia" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "alkimia" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

alkimia

al·ki·mia n Kim kimia abad pertengahan yg mendambakan obat kekekalan hidup dan mengubah logam merah menjadi emas

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "alkimia"

📝 Contoh Penggunaan kata "alkimia" dalam Kalimat

1.alkimia merupakan seni kuno yang mempelajari transformasi benda-benda menjadi emas.
2.Para alkimia percaya bahwa alkimia juga memiliki aspek spiritual dan filosofis.
3.Dalam cerita fiksi, alkimia seringkali digambarkan sebagai ilmu sihir yang kuat.
4.Banyak ilmuwan terkenal seperti Isaac Newton tertarik pada studi alkimia.
5.alkimia masih menjadi topik yang menarik dalam dunia esoterik dan metafisika.

📚 Artikel terkait kata "alkimia"

Makna dan Sejarah Alkimia dalam Kajian Esoterik

Sejarah Alkimia

Alkimia adalah cabang ilmu kuno yang berkembang pada abad pertengahan di Eropa dan Timur Tengah. Para praktisi alkimia, disebut alkimia, percaya bahwa melalui proses transmutasi, mereka dapat mengubah logam biasa menjadi emas atau menciptakan ramuan penyembuhan yang ajaib. Selain itu, alkimia juga melibatkan pencarian ramuan kehidupan abadi (elixir of life) dan batu filsuf (philosopher's stone) yang diyakini dapat memberikan keabadian dan kebijaksanaan.

Alkimia tidak hanya berkaitan dengan transformasi materi, tapi juga memiliki dimensi spiritual dan filosofis. Para alkimia meyakini bahwa proses alkimia juga merupakan perjalanan spiritual menuju kesempurnaan dan pencerahan. Konsep dualitas seperti merkurius dan sulfur, serta simbol-simbol alkimia seperti lingkaran, segitiga, dan salib, menjadi bagian integral dari praktik alkimia.

Dalam budaya populer, alkimia sering dihubungkan dengan ilmu sihir dan kekuatan magis. Dalam novel dan film, alkimia digambarkan sebagai ilmu gaib yang mampu mengubah dunia, menghidupkan benda mati, dan memberikan kekuatan luar biasa kepada para praktisinya. Meskipun begitu, alkimia sejatinya adalah lebih dari sekadar sihir dan mitos. Ia merupakan hasil dari pengetahuan dan eksperimen ilmiah yang dilakukan oleh para alkimia sejati.

Beberapa tokoh terkenal dalam sejarah seperti Isaac Newton dan Carl Jung juga tertarik pada studi alkimia. Newton, selain sebagai ilmuwan terkenal, juga memiliki minat dalam alkimia dan menghabiskan banyak waktu untuk meneliti teks-teks alkimia kuno. Sementara itu, Carl Jung, psikolog terkenal, menggunakan simbol-simbol alkimia sebagai alat untuk memahami proses individuasi dan transformasi psikologis manusia.

Hingga kini, alkimia masih menjadi topik yang menarik dalam dunia esoterik dan metafisika. Para pencinta alkimia terus menggali teks-teks kuno, simbol-simbol magis, dan praktik-praktik mistis untuk memahami lebih dalam tentang alam semesta dan diri mereka sendiri. Meskipun saat ini alkimia lebih sering dianggap sebagai bagian dari sejarah dan mitos, minat terhadap alkimia tetap hidup dan terus berkembang di kalangan para pencari pengetahuan dan kebijaksanaan.