Arti Kata "alomerisme" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "alomerisme" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

alomerisme

alo·me·ris·me /alomérisme/ n Kim gejala kesamaan struktur kristal dua zat atau lebih yg semua kimianya berlainan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "alomerisme"

📝 Contoh Penggunaan kata "alomerisme" dalam Kalimat

1.alomerisme adalah fenomena kimia yang sering terjadi dalam senyawa organik kompleks.
2.Dalam pembelajaran kimia, alomerisme merupakan konsep penting yang harus dipahami oleh siswa.
3.Para ilmuwan sedang melakukan penelitian lebih lanjut untuk memahami mekanisme alomerisme secara mendalam.
4.Penerapan konsep alomerisme dalam industri farmasi dapat meningkatkan efektivitas obat yang dihasilkan.
5.alomerisme sering kali menjadi topik diskusi menarik dalam seminar ilmiah di bidang kimia organik.

📚 Artikel terkait kata "alomerisme"

Pengertian dan Contoh Alomerisme dalam Kimia Organik

Pengertian Alomerisme

Alomerisme merupakan fenomena kimia di mana senyawa organik kompleks dapat memiliki struktur yang berbeda-beda namun memiliki rumus molekul yang sama. Hal ini terjadi karena adanya perbedaan susunan atau urutan ikatan antara atom-atom dalam molekul tersebut. Konsep alomerisme sangat penting dalam memahami sifat-sifat kimia dari senyawa kompleks dan dapat memengaruhi reaktivitas serta kestabilan molekul tersebut.

Salah satu contoh alomerisme yang sering ditemui adalah pada senyawa benzene yang memiliki dua struktur resonansi yang berbeda namun keduanya memiliki rumus molekul yang sama, C6H6. Struktur resonansi pada benzene menunjukkan adanya ikatan rangkap tiga setengah antara atom karbon dalam cincin aromatik.

Alomerisme juga dapat diamati pada senyawa kompleks lain seperti asam karboksilat yang memiliki dua struktur resonansi yang berbeda. Perbedaan struktur ini dapat memengaruhi sifat asam dan basa dari senyawa tersebut serta reaktivitasnya terhadap senyawa lain.

Penerapan konsep alomerisme dalam industri farmasi sangat penting dalam pengembangan obat-obatan baru. Dengan memahami mekanisme alomerisme, para ilmuwan farmasi dapat merancang senyawa-senyawa dengan sifat yang diinginkan seperti bioavailabilitas yang tinggi dan efek farmakologis yang optimal.

Secara keseluruhan, pemahaman tentang alomerisme merupakan bagian yang tak terpisahkan dalam studi kimia organik. Konsep ini membantu para ilmuwan dan ahli kimia untuk memahami lebih dalam tentang struktur molekul organik kompleks dan memprediksi sifat-sifat kimianya dengan lebih akurat.