Arti Kata "pembayan" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "pembayan" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

pembayan

pem·ba·yan Mk n saudara ipar; biras: istri datuk itu berlari ke luar, lalu dipapah -- nya masuk ke ruang tengah

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "pembayan"

πŸ“ Contoh Penggunaan kata "pembayan" dalam Kalimat

1.Pembayaran tagihan listrik yang tertunda harus dilakukan segera.
2.Pembayaran pajak tahunan yang besar membuat kami merasa kelebihan beban.
3.Dalam masyarakat adat, pembayan berperan sebagai penghubung antara keluarga.
4.Pembayaran utang yang belum lunas dapat menimbulkan masalah serius.
5.pembayan adalah salah satu bagian penting dalam upacara adat yang diadakan setiap tahun.

πŸ“š Artikel terkait kata "pembayan"

Mengenal Kata 'pembayan' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Pembayan" dalam Bahasa Indonesia

Dalam bahasa Indonesia, kata pembayan memiliki makna yang unik dan khas. Secara etimologis, kata ini berasal dari kata dasar "bayi" yang berarti anak kecil. Namun, dalam konteks sosial dan budaya, pembayan lebih dikenal sebagai istilah untuk menyebut saudara ipar, yaitu anak dari saudara perempuan atau laki-laki yang menikah dengan anggota keluarga lain. Dalam masyarakat tradisional Indonesia, pembayan memiliki peran penting dalam kehidupan keluarga. Mereka dianggap sebagai anggota keluarga yang lebih dekat dengan anak keturunan, dan sering diharapkan untuk membantu dalam proses kelahiran dan asuhan anak. Dalam beberapa kasus, pembayan bahkan diharapkan untuk menjadi sumber dukungan emosional dan spiritual bagi keluarga. Contoh penggunaan kata pembayan dalam kalimat yang alami dapat dilihat dalam beberapa contoh berikut: - "Setelah melahirkan, istri datuk itu berlari keluar dan kemudian dipapah oleh pembayannya ke ruang tengah." - "Pembayannya sangat dekat dengan cucu-cucunya dan selalu berusaha untuk mendukung mereka dalam segala hal." - "Dalam upacara adat, pembayan dianggap sebagai anggota keluarga yang lebih dekat dengan anak keturunan." Dalam kehidupan sehari-hari, kata pembayan masih digunakan dalam beberapa konteks budaya dan sosial. Mereka dianggap sebagai anggota keluarga yang lebih dekat dengan anak keturunan, dan sering diharapkan untuk membantu dalam proses kelahiran dan asuhan anak. Dalam beberapa kasus, pembayan bahkan diharapkan untuk menjadi sumber dukungan emosional dan spiritual bagi keluarga.