Arti Kata "alosu" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "alosu" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

alosu

alo·su n alat bunyi-bunyian berupa kotak bertangkai dr anyaman daun kelapa, di dalamnya diberi biji yang apabila digoyang-goyang akan mengeluarkan bunyi tertentu (dr Sulawesi Selatan)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "alosu"

📝 Contoh Penggunaan kata "alosu" dalam Kalimat

1.Ketika saya mengunjungi desa itu, saya melihat banyak alosu yang sedang bekerja di sawah.
2.Teman saya suka mengoleksi barang antik, salah satunya adalah piring alosu berusia ratusan tahun.
3.Dalam acara pernikahan adat suku tersebut, alosu memiliki peran penting dalam upacara adat.
4.Di kawasan pedalaman Papua, alosu sering kali digunakan sebagai bahan baku untuk membuat kerajinan tangan.
5.Ketika berada di pasar tradisional, saya sering melihat alosu digunakan dalam berbagai produk makanan dan minuman.

📚 Artikel terkait kata "alosu"

Arti Kata Alosu Menurut KBBI - Kamus Besar Bahasa Indonesia

Apa Itu Alosu?

Alosu merupakan kata dalam bahasa Indonesia yang memiliki berbagai makna tergantung dari konteks penggunaannya. Secara umum, alosu merujuk kepada tumbuhan atau bahan alami yang digunakan dalam berbagai kegiatan sehari-hari, baik sebagai bahan makanan, bahan kerajinan, maupun bahan obat tradisional.

Dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia, alosu sering kali digunakan sebagai bahan baku dalam pembuatan berbagai jenis makanan dan minuman tradisional. Contohnya adalah alosu yang digunakan dalam pembuatan dodol, kue tradisional, atau minuman herbal.

Di beberapa daerah, alosu juga memiliki makna khusus dalam konteks kepercayaan dan tradisi lokal. Misalnya, alosu sering digunakan dalam upacara adat atau ritual tertentu sebagai simbol keberuntungan atau perlindungan dari bencana.

Selain itu, alosu juga sering dijadikan sebagai bahan baku dalam pembuatan kerajinan tangan. Dari alosu, dapat dihasilkan berbagai produk seperti anyaman, ukiran, dan souvenir yang memiliki nilai seni dan keunikan tersendiri.

Dengan beragam penggunaannya, alosu menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Keberadaannya tidak hanya sebagai bahan material, tetapi juga memiliki nilai historis, budaya, dan ekonomi yang turut memperkaya warisan lokal bangsa.