Arti Kata "angin gending" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "angin gending" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

angin gending

[Met] angin kencang tipe fohn yang berembus pada musim kemarau dan sifatnya panas serta kering, dapat merusak tanaman terdapat di daerah Pasuruan, Jawa Timur

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "angin gending"

📝 Contoh Penggunaan kata "angin gending" dalam Kalimat

1.Pagi ini, hujan awan berembus bersama angin gending yang menyegarkan.
2.Musim kemarau telah tiba, dan kita harus siap menghadapi angin gending yang kencang.
3.Sebagai seorang petani, aku harus berhati-hati menjaga tanaman dari angin gending yang dapat merusaknya.
4.Kota Pasuruan terkena dampak langsung dari angin gending yang membawa panas dan keringan.
5.Dalam sastra Jawa, angin gending sering digambarkan sebagai simbol perubahan musim yang ekstrem.

📚 Artikel terkait kata "angin gending"

Mengenal Kata 'angin gending' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Angin Gending" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "angin gending" mungkin asing bagi sebagian orang, tetapi bagi penduduk daerah Pasuruan, Jawa Timur, kata ini sangat familiar. Angin gending adalah salah satu tipe angin kencang yang berembus pada musim kemarau, dengan sifat panas dan kering. Angin ini sering kali merusak tanaman di daerah tersebut. Angin gending memiliki konteks historis dan sosial yang unik. Pada masa lalu, angin gending dianggap sebagai tanda musim kemarau yang akan datang. Masyarakat setempat akan menyiapkan diri untuk menghadapi musim kemarau dengan menyimpan air dan mempersiapkan sumber daya lainnya. Namun, dengan perkembangan zaman, konsep angin gending mulai berubah. Sekarang, angin ini dianggap sebagai fenomena alam yang perlu dipahami dan diantisipasi. Berikut beberapa contoh penggunaan kata angin gending dalam kalimat yang alami: - Setelah musim hujan, masyarakat Pasuruan akan berharap tidak akan datang angin gending yang kuat. - Petani di daerah Pasuruan perlu berhati-hati saat angin gending datang, karena angin ini dapat merusak tanaman mereka. - Pemerintah daerah Pasuruan telah mempersiapkan program untuk menghadapi angin gending yang akan datang. Dalam kehidupan sehari-hari, angin gending masih memiliki relevansi yang signifikan. Masyarakat di daerah Pasuruan masih mempercayai bahwa angin gending dapat menjadi tanda musim kemarau yang akan datang. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memahami dan mengantisipasi fenomena alam ini. Dengan demikian, kita dapat beradaptasi dengan lebih baik dan menghadapi angin gending dengan lebih siap.