Arti Kata "angkuk" Menurut KBBI
Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "angkuk" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).
angkuk
ang·kuk ark n kepala-kepalaan pd kolek
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "angkuk"
📝 Contoh Penggunaan kata "angkuk" dalam Kalimat
📚 Artikel terkait kata "angkuk"
Arti Kata Angkuk Menurut KBBI
Definisi Angkuk
Angkuk adalah alat pertanian yang digunakan untuk membajak tanah. Alat ini terdiri dari gagang panjang yang dilengkapi dengan pisau tajam di bagian bawahnya. Angkuk digunakan dengan cara digesekkan ke tanah secara horizontal untuk membantu dalam proses penyiapan lahan pertanian. Alat ini umumnya digunakan di daerah pedesaan dan sering kali menjadi bagian penting dalam kegiatan pertanian tradisional.
Angkuk memiliki berbagai bentuk dan ukuran, tergantung pada kebutuhan penggunaannya. Beberapa angkuk memiliki gagang yang panjang untuk memudahkan pengguna dalam menggunakannya, sementara yang lain lebih pendek agar lebih mudah untuk digunakan di lahan yang sempit. Pisau yang terdapat pada angkuk biasanya terbuat dari bahan yang tajam dan kuat agar mampu memotong tanah dengan baik.
Penggunaan angkuk tidak hanya terbatas pada kegiatan pertanian, tetapi juga dapat digunakan dalam berbagai kegiatan lainnya. Misalnya, angkuk dapat digunakan untuk membersihkan rumput di halaman, memotong ranting pohon, atau bahkan sebagai alat bantu dalam proses konstruksi sederhana. Fleksibilitas penggunaan angkuk membuatnya menjadi alat yang multifungsi dan serbaguna.
Bagi masyarakat pedesaan, angkuk bukan hanya sekadar alat pertanian, tetapi juga merupakan bagian dari identitas budaya dan tradisi. Penggunaan angkuk sering kali dikaitkan dengan kearifan lokal dan keberlanjutan lingkungan. Para petani sering mengajarkan penggunaan angkuk kepada generasi muda sebagai upaya mempertahankan nilai-nilai tradisional dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam era modern saat ini, meskipun teknologi pertanian telah berkembang pesat, angkuk masih tetap menjadi bagian penting dalam kegiatan pertanian tradisional. Penggunaan angkuk tidak hanya sebagai alat bantu, tetapi juga sebagai simbol kebersamaan dan kerja sama dalam masyarakat pedesaan. Dengan demikian, angkuk tidak hanya memiliki nilai fungsional, tetapi juga memiliki makna sosial dan budaya yang mendalam.