Arti Kata "apomorfin" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "apomorfin" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

apomorfin

apo·mor·fin n alkaloid kristal yg dibuat dr morfin yg dikeringkan untuk dijadikan sbg obat perangsang muntah

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "apomorfin"

📝 Contoh Penggunaan kata "apomorfin" dalam Kalimat

1.Dokter meresepkan apomorfin untuk mengatasi gejala Parkinson pada pasien.
2.apomorfin digunakan sebagai obat penenang dalam pengobatan medis tertentu.
3.Beberapa efek samping dari penggunaan apomorfin adalah mual dan pusing.
4.Penggunaan apomorfin harus sesuai dengan dosis yang direkomendasikan oleh dokter.
5.apomorfin merupakan salah satu jenis obat yang bekerja langsung pada sistem saraf pusat.

📚 Artikel terkait kata "apomorfin"

Pengertian dan Manfaat Apomorfin dalam Pengobatan

Pengertian Apomorfin

Apomorfin adalah salah satu jenis obat yang digunakan dalam pengobatan medis untuk mengatasi berbagai masalah kesehatan, terutama terkait dengan gangguan neurologis seperti Parkinson. Obat ini termasuk dalam golongan agonis dopamin yang bekerja dengan cara meningkatkan kadar neurotransmitter dopamin di otak.

Apomorfin biasanya diberikan dalam bentuk suntikan atau tablet yang dikonsumsi sesuai dengan dosis yang disesuaikan oleh dokter. Obat ini tidak dianjurkan untuk penggunaan sendiri tanpa resep medis karena dapat menyebabkan efek samping yang berbahaya.

Manfaat utama dari apomorfin adalah kemampuannya untuk meredakan gejala Parkinson seperti tremor, kekakuan otot, dan gangguan gerakan lainnya. Selain itu, obat ini juga digunakan dalam penanganan gangguan seksual seperti disfungsi ereksi pada pria.

Penggunaan apomorfin harus diawasi secara ketat oleh dokter karena obat ini memiliki potensi untuk menimbulkan efek samping seperti mual, pusing, dan penurunan tekanan darah. Dosis yang tepat dan pemantauan medis yang berkala sangat penting untuk menghindari risiko komplikasi yang tidak diinginkan.

Apomorfin merupakan pilihan terapi yang efektif dalam pengobatan gangguan neurologis tertentu. Namun, sebelum menggunakan obat ini, konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter untuk mendapatkan informasi yang akurat dan rekomendasi pengobatan yang tepat sesuai dengan kondisi kesehatan individu.