Arti Kata "apraksia" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "apraksia" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

apraksia

ap·rak·sia n hilangnya kemampuan melakukan koordinasi pergerakan anggota tubuh

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "apraksia"

πŸ“ Contoh Penggunaan kata "apraksia" dalam Kalimat

1.Dalam bidang medis, pasien mengalami apraksia setelah mengalami cedera otak yang parah.
2.Ibu mengajarkan anaknya untuk melakukan aktivitas sehari-hari dengan cara yang lebih efektif untuk mencegah apraksia.
3.Keterampilan motorik yang hilang akibat apraksia membuatnya sulit melakukan pekerjaan sehari-hari.
4.Tindakan fisioterapi dapat membantu mengatasi apraksia dan meningkatkan keterampilan motorik seseorang.
5.Dokter mengatakan bahwa apraksia dapat diatasi dengan terapi yang konsisten dan rutin.

πŸ“š Artikel terkait kata "apraksia"

Mengenal Kata 'apraksia' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "apraksia" - Hilangnya Kemampuan Fisik

Kata apraksia berasal dari bahasa Yunani, yaitu "a" (tanpa) dan "pragmos" (tindakan atau perbuatan). Dalam konteks medis, apraksia merujuk pada hilangnya kemampuan melakukan koordinasi pergerakan anggota tubuh, sehingga penderitanya mengalami kesulitan dalam melakukan tindakan fisik yang sederhana. Dalam sejarahnya, kata apraksia pertama kali digunakan dalam kedokteran pada abad ke-19 untuk menggambarkan kondisi ini. Pada masa itu, istilah ini digunakan untuk menggambarkan pasien yang mengalami kesulitan dalam melakukan pergerakan tubuh, seperti memegang benda atau berjalan. Saat ini, apraksia digunakan dalam berbagai konteks, termasuk dalam bidang neurologi dan fisioterapi. Contoh penggunaan kata apraksia dalam kalimat alami adalah: "Setelah mengalami stroke, ibu saya mengalami apraksia yang parah dan membutuhkan bantuan untuk melakukan tindakan sehari-hari." Atau, "Pasien yang mengalami apraksia membutuhkan fisioterapi untuk meningkatkan kemampuan motoriknya." Dalam kehidupan sehari-hari, apraksia dapat mempengaruhi kualitas hidup seseorang secara signifikan. Orang dengan apraksia mungkin mengalami kesulitan dalam melakukan tugas-tugas sehari-hari, seperti memasak atau berpakaian. Oleh karena itu, penting untuk melakukan tes dan diagnosis yang tepat untuk mengidentifikasi kondisi ini, sehingga dapat dilakukan perawatan yang tepat untuk meningkatkan kemampuan motorik.