Arti Kata "babi sapihan" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "babi sapihan" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

babi sapihan

genjik lepas sapih, biasanya sampai umur dua belas minggu

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "babi sapihan"

📝 Contoh Penggunaan kata "babi sapihan" dalam Kalimat

1.Kebiasaan masyarakat tradisional menjadikan babi sapihan sebagai simbol keberuntungan.
2.Pada masa lalu, anak sapihan sering digunakan sebagai bantuan pekerjaan di ladang.
3.Dalam budaya luar negeri, babi sapihan dianggap sebagai hewan yang sangat lucu.
4.Di beberapa daerah, babi sapihan dijadikan hewan peliharaan yang sangat populer.
5.Orang tua sering memberikan babi sapihan sebagai hadiah kepada anak-anak yang baru lahir.

📚 Artikel terkait kata "babi sapihan"

Mengenal Kata 'babi sapihan' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Babi Sapihan" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "babi sapihan" mungkin tidak familiar di telinga banyak orang, tapi apakah Anda tahu apa itu? Kata ini memiliki makna yang menarik dan relevan dengan kehidupan sehari-hari kita. Secara resmi, kata "babi sapihan" berarti genjik lepas sapih, biasanya sampai umur dua belas minggu. Makna ini sangat dekat dengan konsep anak-anak yang masih dalam tahap pertumbuhan dan pembelajaran.

Sejarah dan Makna Konteks

Makna kata "babi sapihan" memiliki keterkaitan dengan sejarah dan budaya Indonesia. Pada masa lampau, kata ini sering digunakan untuk menggambarkan anak-anak yang masih dalam tahap perkembangan. Anak-anak di masa itu biasanya masih bergantung pada orang tua dan belum memiliki kemampuan untuk memenuhi kebutuhan sendiri. Konsep ini masih relevan di zaman modern, di mana anak-anak masih memerlukan bantuan dan dukungan dari orang tua dan masyarakat sekitar.

Penggunaan Kata "Babi Sapihan" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "babi sapihan" juga dapat digunakan dalam konteks yang lebih luas. Contohnya, ketika orang tua memiliki anak yang masih kecil dan membutuhkan bantuan, mereka dapat mengatakan bahwa anak tersebut masih "babi sapihan". Dalam konteks ini, kata "babi sapihan" digunakan untuk menggambarkan kondisi anak yang masih memerlukan bantuan dan dukungan. Contoh kalimat lainnya adalah: "Anak saya masih babi sapihan, jadi saya harus menemani dia ke sekolah." Dalam kalimat ini, kata "babi sapihan" digunakan untuk menggambarkan kondisi anak yang masih memerlukan bantuan dan dukungan dari orang tua.

Relevansi Kata "Babi Sapihan" dalam Budaya Indonesia Modern

Kata "babi sapihan" masih relevan di zaman modern. Dalam kehidupan sehari-hari, kita masih melihat banyak contoh anak-anak yang masih memerlukan bantuan dan dukungan dari orang tua dan masyarakat sekitar. Oleh karena itu, kata "babi sapihan" tetap menjadi kata yang relevan dan berguna dalam menggambarkan kondisi anak-anak yang masih dalam tahap perkembangan. Dengan memahami makna kata "babi sapihan", kita dapat lebih mengerti dan menghargai proses perkembangan anak-anak.