Arti Kata "lepas buku" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "lepas buku" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

lepas buku

[Keu] tidak dicatat dalam pembukuan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "lepas buku"

📝 Contoh Penggunaan kata "lepas buku" dalam Kalimat

1.Pajak tidak dapat dikembalikan karena sudah dilepas buku pada akhir tahun.
2.Di perusahaan, biaya bahan lepas buku tidak dapat direkonsiliasi dengan keuangan.
3.Saya tidak bisa mencari bukti pembayaran karena transaksi itu dilepas buku.
4.Dalam proses audit, ditemukan bahwa beberapa transaksi dilepas buku oleh pegawai.
5.Pengeluaran tidak dicatat dalam pembukuan karena dilepas buku oleh pemilik usaha.

📚 Artikel terkait kata "lepas buku"

Mengenal Kata 'lepas buku' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Lepas Buku" dalam Akuntansi

Pada dasarnya, lepas buku adalah istilah yang berasal dari dunia akuntansi. Kata ini digunakan untuk menggambarkan transaksi keuangan yang tidak dicatat dalam pembukuan. Istilah ini memiliki sejarah panjang dan berkembang dalam konteks ekonomi dan bisnis Indonesia. Kata lepas buku sering digunakan dalam contoh kasus keuangan yang tidak tercatat dengan benar. Misalnya, jika perusahaan melakukan pengeluaran besar-besaran tanpa mencatatnya secara akurat, maka transaksi tersebut akan dianggap sebagai lepas buku. Contoh lainnya adalah jika seseorang melakukan transaksi keuangan tanpa membayar pajak yang terkait, maka transaksi tersebut akan dianggap sebagai lepas buku dari segi keuangan. Dalam keseharian, kata lepas buku sering digunakan dalam konteks yang berbeda-beda. Misalnya, jika seseorang meninggalkan pekerjaan tanpa memberitahu atasan, maka ia dianggap telah melakukan lepas buku dari tanggung jawab pekerjaannya. Atau, jika seseorang tidak membayar utang secara tepat waktu, maka ia dianggap telah melakukan lepas buku dari kewajibannya. Dalam budaya Indonesia modern, kata lepas buku memiliki makna yang lebih luas daripada hanya sekedar transaksi keuangan. Ia juga dapat diartikan sebagai kebebasan dari tanggung jawab atau kewajiban. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memahami makna dan konteks yang tepat dari kata lepas buku dalam kehidupan sehari-hari.