Arti Kata "bagai denai gajah lalu" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "bagai denai gajah lalu" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

bagai denai gajah lalu

Peribahasa hal yang tidak mungkin dapat disembunyikan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "bagai denai gajah lalu"

📝 Contoh Penggunaan kata "bagai denai gajah lalu" dalam Kalimat

1.Di dalam hukum, tidak ada yang dapat disembunyikan dari tangan keadilan, karena sebagai ganti denai gajah lalu.
2.Pada akhirnya, rahasia itu tidak mungkin disembunyikan, seperti denai gajah lalu yang tak pernah bisa disembunyikan.
3.Kita tidak bisa menyembunyikan kebenaran, karena seperti denai gajah lalu, kebenaran itu akan keluar dengan sendirinya.
4.Dalam kehidupan sehari-hari, kita tidak bisa menyembunyikan kelemahan, karena seperti denai gajah lalu, kelemahan itu akan mudah terlihat.
5.Berdasarkan penelitian ini, hasilnya tidak bisa disembunyikan lagi, seperti denai gajah lalu yang menjelaskan fenomena alam tersebut.

📚 Artikel terkait kata "bagai denai gajah lalu"

Mengenal Kata 'bagai denai gajah lalu' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "bagai denai gajah lalu" - Inspirasi dan Motivasi

Makna dan Konteks Sejarah dari Kata "bagai denai gajah lalu"

Kata "bagai denai gajah lalu" adalah salah satu peribahasa yang sudah terkenal di Indonesia. Peribahasa ini memiliki makna yang sangat jelas, yaitu menggambarkan hal yang tidak mungkin dapat disembunyikan atau tersembunyi. Dalam konteks sejarah, peribahasa ini mungkin berkembang dari pengalaman masyarakat Indonesia tentang gajah, hewan yang besar dan kuat yang tidak dapat disembunyikan. Gajah adalah hewan yang terlihat jelas dan tak dapat disembunyikan, demikian pula hal yang tidak mungkin disembunyikan.

Contoh Penggunaan Kata "bagai denai gajah lalu" dalam Kalimat

Kata "bagai denai gajah lalu" dapat digunakan dalam berbagai kalimat untuk menggambarkan hal yang tidak mungkin disembunyikan. Contoh penggunaan kata ini adalah seperti: * "Kebohonganmu tidak dapat disembunyikan, karena itu seperti mengalami gajah lalu dalam hutan." * "Kerugianmu tidak dapat disembunyikan, karena itu seperti gajah lalu yang berjalan di jalan." * "Kebocoranmu tidak dapat disembunyikan, karena itu seperti gajah lalu yang berada di tengah jalan."

Relevansi Kata "bagai denai gajah lalu" dalam Kehidupan Sehari-hari

Kata "bagai denai gajah lalu" memiliki relevansi yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari. Dalam kehidupan sehari-hari, kita seringkali melihat hal-hal yang tidak mungkin disembunyikan, seperti kebohongan, kerugian, atau kebocoran. Dengan menggunakan kata "bagai denai gajah lalu", kita dapat menggambarkan hal-hal tersebut dengan lebih jelas dan efektif. Selain itu, kata ini juga dapat digunakan sebagai motivasi untuk tidak menyembunyikan hal-hal yang tidak mungkin disembunyikan, karena itu hanya akan membuat kita semakin kehilangan kepercayaan dan kesempatan.