Arti Kata "bagai menghela tali jala" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "bagai menghela tali jala" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

bagai menghela tali jala

Peribahasa sangat berhati-hati

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "bagai menghela tali jala"

📝 Contoh Penggunaan kata "bagai menghela tali jala" dalam Kalimat

1.Sang pemimpin harus banyak menghela tali jala sebelum memutuskan kebijakan ekonomi nasional.
2.Sebagai seorang ibu, dia banyak menghela tali jala sebelum memutuskan untuk menghadapi putrinya yang sedang menghadapi masalah.
3.Dalam proses belajar, siswa harus banyak menghela tali jala sebelum memutuskan untuk mengambil keputusan yang tepat.
4.Sebagai seorang manajer, dia harus banyak menghela tali jala sebelum memutuskan untuk mengambil keputusan strategis perusahaan.
5.Saya ingin mengingatkan teman saya untuk banyak menghela tali jala sebelum memutuskan untuk menikah dengan orang yang salah.

📚 Artikel terkait kata "bagai menghela tali jala"

Mengenal Kata 'bagai menghela tali jala' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "bagai menghela tali jala" - Inspirasi dan Motivasi

Makna dan Konteks Historis

Kata "bagai menghela tali jala" merupakan peribahasa yang sangat populer di Indonesia. Artinya adalah "sangat berhati-hati" atau "tidak sembarang". Peribahasa ini memiliki makna yang mendalam dan sudah lama digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Menurut sejarah, kata ini berasal dari kegiatan memancing menggunakan jala. Ketika memancing, perlu berhati-hati dalam menghela tali jala agar tidak terjebak atau rusak.

Contoh Penggunaan

Kata "bagai menghela tali jala" sering digunakan dalam berbagai situasi. Contohnya, jika seseorang ingin memulai bisnis, maka perlu sangat berhati-hati dalam mengelola keuangan dan sumber daya. Dengan demikian, bisnis tersebut dapat berjalan lancar dan sukses. Contoh kalimatnya adalah: "Anda harus bagai menghela tali jala dalam mengelola keuangan bisnis Anda." Selain itu, kata ini juga dapat digunakan dalam situasi lain, seperti dalam melakukan tindakan yang sangat berisiko atau dalam menghadapi kesulitan.

Relevansi dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "bagai menghela tali jala" tetap relevan dalam kehidupan sehari-hari. Dalam era digital saat ini, banyak orang yang harus berhati-hati dalam menggunakan teknologi dan jaringan sosial. Contohnya, ketika menggunakan aplikasi online, perlu sangat berhati-hati dalam mengisi data pribadi dan keamanan akun. Dengan demikian, dapat mencegah kejahatan siber dan menjaga privasi. Dalam budaya Indonesia modern, peribahasa ini tetap digunakan sebagai inspirasi dan motivasi untuk berhati-hati dalam setiap tindakan.