Arti Kata "bakdul" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "bakdul" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

bakdul

bak·dul n tali kalung kuda

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "bakdul"

📝 Contoh Penggunaan kata "bakdul" dalam Kalimat

1.Pembalap kuda memakai bakdul sebagai simbol kekuatan dan keberanian.
2.Pada zaman dulu, bakdul digunakan sebagai alat pengikat kalung kuda.
3.Sang kuda menderita karena bakdul yang terlalu ketat mengikat lehernya.
4.Pada festival kuda, bakdul digunakan sebagai hiasan untuk meningkatkan keindahan kuda.
5.Selama perayaan, bakdul jadi ikon dari kekuatan dan keberanian para penunggang kuda.

📚 Artikel terkait kata "bakdul"

Mengenal Kata 'bakdul' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "bakdul" - Inspirasi dari Sejarah Kuda

Bakdul adalah kata yang mungkin terdengar asing bagi sebagian orang, tetapi bagi mereka yang berlembang dalam dunia kekuda, kata ini memiliki makna yang sangat spesifik. Dalam arti resmi, bakdul adalah tali kalung kuda yang digunakan untuk mengikat leher kuda. Kata ini memiliki sejarah yang panjang dan kaya, dan masih digunakan dalam kehidupan sehari-hari di Indonesia.

Dalam kalimat yang alami, kata bakdul dapat digunakan seperti ini: "Kuda itu digunakan dengan bakdul yang kuat dan tahan lama." atau "Sebelum berlari, kuda itu diberi bakdul yang nyaman dan aman." Dalam kedua contoh ini, kata bakdul digunakan untuk menggambarkan bagaimana kuda harus diikat dan diawasi dengan baik.

Dalam kehidupan sehari-hari, kata bakdul masih relevan dan digunakan dalam berbagai konteks. Misalnya, dalam olahraga kekuda, penggunaan bakdul yang tepat sangat penting untuk menjaga keamanan dan keselamatan kuda. Selain itu, dalam budaya Indonesia modern, bakdul juga dapat digunakan sebagai simbol kekuatan dan keberanian, seperti dalam lagu-lagu atau puisi-puisi yang menggambarkan kehidupan kuda.