Arti Kata "gajah berjuang sama gajah" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "gajah berjuang sama gajah" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

gajah berjuang sama gajah

Peribahasa jika terjadi pertengkaran (peperangan) antara orang (negara) besar, orang kecil (negara kecil) yang celaka

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "gajah berjuang sama gajah"

📝 Contoh Penggunaan kata "gajah berjuang sama gajah" dalam Kalimat

1.Pertengkaran antara dua negara besar akan membuat negara kecil seperti kita menjadi korban.
2.Dalam sejarah, kita melihat bagaimana gajah berjuang sama gajah, dan kita hanya melihat kekacauan.
3.Pertikaian antara dua kekuatan besar selalu membuat kita kecil menjadi celaka.
4.Pertengkaran antara dua negara besar adalah contoh klasik dari peribahasa gajah berjuang sama gajah.
5.Kita harus berhati-hati dalam situasi yang kompleks, karena gajah berjuang sama gajah hanya akan membuat kita kecil menjadi korban.

📚 Artikel terkait kata "gajah berjuang sama gajah"

Mengenal Kata 'gajah berjuang sama gajah' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Gajah Berjuang Sama Gajah" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "gajah berjuang sama gajah" merupakan peribahasa dalam bahasa Indonesia yang memiliki makna umum bahwa jika terjadi pertengkaran (peperangan) antara orang (negara) besar, orang kecil (negara kecil) yang celaka. Arti ini tercermin dari pengalaman sejarah yang menggambarkan bagaimana negara-negara kecil seringkali menjadi korban dalam konflik antarnegara besar. Peribahasa ini juga dapat diartikan sebagai "menyerang musuh yang sama kuatnya". Dalam konteks historis, peribahasa ini mungkin muncul karena pengalaman kolonialisme Eropa di Asia Tenggara, di mana negara-negara kecil seperti Indonesia, Malaysia, dan Filipina seringkali menjadi korban ekspansi kolonial. Konsep ini juga dapat diterapkan pada situasi-situasi modern di mana negara-negara kecil harus berhadapan dengan negara-negara besar dalam berbagai aspek, seperti ekonomi, politik, dan keamanan. Berikut beberapa contoh penggunaan kata "gajah berjuang sama gajah" dalam kalimat yang alami: - "Negara kecil ini seringkali tidak bisa menghadapi tekanan dari negara besar, karena 'gajah berjuang sama gajah' dan mereka sangat lemah." - "Dalam perang melawan penjajah, kita tidak bisa mempercayai negara-negara kecil lainnya, karena mereka akan 'gajah berjuang sama gajah' dengan penjajah." - "Untuk mengatasi masalah ini, kita perlu mencari solusi yang lebih baik, bukan 'gajah berjuang sama gajah' dengan musuh yang sama kuatnya." Peribahasa "gajah berjuang sama gajah" juga memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari di Indonesia modern. Misalnya, dalam konteks bisnis, kita tidak boleh mempercayai kompetitor yang sama besar dan kuatnya kita, karena mereka akan "gajah berjuang sama gajah" dengan kita. Dalam konteks sosial, kita harus berhati-hati dalam memilih rekan kerja atau mitra bisnis, karena mereka mungkin akan "gajah berjuang sama gajah" dengan kita.