Arti Kata "bakhil" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "bakhil" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

bakhil

ba·khil a kikir; lokek; pelit

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "bakhil"

📝 Contoh Penggunaan kata "bakhil" dalam Kalimat

1.Dia dikenal sebagai orang yang bakhil dan tidak suka memberikan uang untuk kegiatan sosial setempat.
2.Pengelola organisasi kemasyarakatan mengkritik calon donatur yang ternyata bakhil dalam memberikan sumbangan.
3.Ayahnya selalu mengingatkan adiknya untuk tidak bakhil dan menabung untuk masa depan.
4.Ibu yang bakhil membuat anak-anaknya merasa tidak nyaman untuk meminta sesuatu dari dia.
5.Ketua yayasan mencium kebakhilan dari beberapa donor yang hanya memberikan nominal yang sangat rendah.

📚 Artikel terkait kata "bakhil"

Mengenal Kata 'bakhil' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Bakhil" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "bakhil" sering digunakan untuk menggambarkan sifat seseorang yang tidak mau melakukan sesuatu untuk membantu orang lain, atau yang tidak mau berbagi. Di dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), "bakhil" diartikan sebagai "ba·khil a kikir; lokek; pelit". Konsep ini telah ada sejak zaman kuno, ketika orang-orang lebih peduli dengan kebutuhan sendiri daripada kebutuhan orang lain.

Contoh Penggunaan Kata "Bakhil"

Kata "bakhil" sering digunakan dalam kalimat yang menggambarkan sifat seseorang yang tidak mau membantu orang lain. Contoh penggunaan kata "bakhil" dalam kalimat adalah: - Ia adalah orang yang bakhil, tidak mau berbagi apa pun dengan orang lain. - Dia sangat bakhil, tidak mau membantu temannya yang sedang kesulitan. - Ayahnya adalah orang bakhil, tidak pernah mau memberikan uang kepada anaknya.

Relevansi Kata "Bakhil" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "bakhil" memiliki relevansi yang besar dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam menggambarkan sifat seseorang yang tidak mau membantu orang lain. Dalam budaya Indonesia modern, kata "bakhil" sering digunakan untuk menggambarkan sifat seseorang yang tidak mau berbagi atau tidak mau membantu orang lain. Oleh karena itu, penting untuk mengenal dan memahami makna kata "bakhil" agar kita dapat menghindari sifat tersebut dan menjadi orang yang lebih baik.