Arti Kata "bakteremia" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "bakteremia" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

bakteremia

bak·te·re·mia /baktérémia/ n Dok keadaan yg menunjukkan adanya bakteri hidup di dl darah

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "bakteremia"

📝 Contoh Penggunaan kata "bakteremia" dalam Kalimat

1.Dokter melakukan tes darah untuk memastikan pasien tidak mengalami bakteriemia.
2.Klinik khusus menangani kasus bakteriemia yang memerlukan perawatan intensif.
3.Saat ini tidak ada obat yang efektif untuk mencegah bakteriemia pada pasien dengan sistem kekebalan yang lemah.
4.Dalam beberapa tahun terakhir, kasus bakteriemia akibat penularan bakteri telah meningkat secara signifikan.
5.Penelitian medis terkini telah menemukan hubungan antara pola makan dan risiko bakteriemia pada individu tertentu.

📚 Artikel terkait kata "bakteremia"

Mengenal Kata 'bakteremia' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Bakteremia" - Inspirasi dan Motivasi

Dalam dunia kedokteran, kata bakteremia seringkali dihubungkan dengan kondisi yang mengancam nyawa. Menurut KBBI, bakteremia adalah dok keadaan yang menunjukkan adanya bakteri hidup di dalam darah. Kondisi ini dapat disebabkan oleh infeksi, operasi bedah, atau kondisi medis lainnya yang memungkinkan bakteri masuk ke dalam sistem peredaran darah. Pada awalnya, penyakit bakteremia dikenal sebagai "tifus". Walaupun nama sudah berubah, kondisi ini masih menjadi ancaman bagi banyak orang. Dalam beberapa dekade terakhir, kemajuan dalam teknologi medis telah membantu meningkatkan kemampuan untuk mendeteksi dan mengobati bakteremia. Namun, masih banyak yang harus dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya bakteremia dan cara mencegahnya. Bakteremia bukan hanya masalah medis, tetapi juga memiliki dampak pada kehidupan sehari-hari. Orang yang terinfeksi bakteremia mungkin akan mengalami gejala seperti demam, lemas, dan sakit kepala. Oleh karena itu, sangat penting untuk mengenali gejala-gejala ini dan segera mencari bantuan medis jika diperlukan. Dengan kesadaran yang lebih baik, kita dapat mengurangi risiko terinfeksi bakteremia dan menjaga kesehatan kita sendiri.