Arti Kata "balai-balai" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "balai-balai" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

balai-balai

ba·lai-ba·lai n tempat duduk atau tempat tidur yg dibuat dr bambu atau kayu

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "balai-balai"

📝 Contoh Penggunaan kata "balai-balai" dalam Kalimat

1.Pengunjung sering duduk di balai-balai yang dibuat dari bambu di taman wisata.
2.Saya harus membawa tikar untuk duduk di balai-balai yang terbuat dari kayu di taman.
3.Di desa, balai-balai merupakan tempat pertemuan warga setiap malamnya.
4.Pada masa lalu, balai-balai sering digunakan sebagai tempat tidur bagi petani.
5.Saya sangat suka berada di balai-balai yang terletak di atas hutan, sambil menulis cerita.

📚 Artikel terkait kata "balai-balai"

Mengenal Kata 'balai-balai' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "balai-balai" - Inspirasi dari Tradisi Leluhur

Kata "balai-balai" merupakan salah satu istilah yang masih digunakan dalam bahasa Indonesia, terutama dalam konteks budaya dan tradisi leluhur. Secara umum, "balai-balai" merujuk pada tempat duduk atau tempat tidur yang dibuat dari bambu atau kayu. Namun, kata ini memiliki makna yang lebih dalam dan kompleks, terutama dalam konteks sosial dan budaya. Dalam sejarah, "balai-balai" digunakan sebagai tempat duduk atau tempat tidur bagi orang-orang kaya atau bangsawan. Mereka yang memiliki "balai-balai" ini dianggap memiliki status sosial yang tinggi dan dihormati oleh masyarakat. Dalam beberapa budaya, "balai-balai" juga digunakan sebagai tempat pertemuan atau diskusi antara para tokoh masyarakat. Berikut adalah beberapa contoh penggunaan kata "balai-balai" dalam kalimat yang alami: - Di dalam kampong, ada beberapa rumah yang memiliki balai-balai sebagai tempat duduk para tetua. - Mereka memilih tempat yang strategis, dengan balai-balai yang nyaman dan indah. - Dalam tradisi leluhur, balai-balai digunakan sebagai tempat pertemuan antara para tokoh masyarakat. Dalam kehidupan sehari-hari, "balai-balai" tetap memiliki relevansi yang kuat. Banyak orang yang masih menggunakan kata ini untuk menggambarkan tempat duduk atau tempat tidur yang nyaman dan indah. Dalam beberapa budaya, "balai-balai" juga digunakan sebagai simbol status sosial atau kekayaan. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memahami makna dan konteks kata "balai-balai" dalam konteks budaya dan sosial.