Arti Kata "residu" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "residu" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

residu

re·si·du /résidu/ n ampas; endapan (tt minyak tanah, gula, dsb)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "residu"

📝 Contoh Penggunaan kata "residu" dalam Kalimat

1.Proses pengolahan limbah di pabrik memproduksi residu yang berbahaya bagi lingkungan.
2.Dalam laboratorium kimia, residu yang diperoleh dari percobaan seringkali tidak dapat diuraikan secara alami.
3.Banyak peneliti yang berusaha untuk mengembangkan cara menghilangkan residu beracun yang terdapat dalam perairan.
4.Kebanyakan orang tidak menyadari bahwa residu dari kegiatan sehari-hari mereka dapat membahayakan lingkungan.
5.Kami harus berhati-hati dalam mengolah residu dari limbah domestik agar tidak mencemari lingkungan sekitar.

📚 Artikel terkait kata "residu"

Mengenal Kata 'residu' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Residu" - Dampaknya dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata residu memiliki makna yang cukup luas dalam bahasa Indonesia, yaitu ampas atau endapan, terutama pada minyak tanah, gula, dan bahan lainnya. Namun, sejarah kata ini menunjukkan bahwa residu telah digunakan dalam konteks yang lebih spesifik, seperti limbah atau sisa-sisa yang dihasilkan oleh proses industri. Dalam konteks ini, kata residu memiliki makna yang lebih negatif, sebagai bukti dari kerusakan lingkungan dan dampak yang ditimbulkan oleh kegiatan manusia. Berdasarkan definisi dan makna yang lebih luas, kata residu dapat digunakan dalam berbagai situasi. Misalkan, saat kita mencairkan es batu, kita akan menemukan residu berupa air dingin yang menempel di dalam gelas. Atau, saat kita mengolah gula pasir, kita akan mendapatkan residu berupa ampas gula yang dapat digunakan sebagai bahan baku lainnya. Selain itu, kata residu juga dapat digunakan untuk menggambarkan sisa-sisa makanan yang tidak dimakan, seperti sisa nasi atau sisa sayuran. Dalam kehidupan sehari-hari, kata residu memiliki relevansi yang cukup besar. Dalam konteks industri, residu dapat berupa limbah yang dihasilkan oleh proses produksi, seperti limbah kimia atau limbah organik. Dalam konteks lingkungan, residu dapat berupa polusi udara atau polusi air yang dihasilkan oleh aktivitas manusia. Dalam konteks budaya, residu dapat berupa warisan budaya atau tradisi yang masih diwarisi oleh masyarakat hingga saat ini. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memahami makna dan konsep residu dalam berbagai konteks, agar kita dapat mengambil tindakan yang tepat untuk mengurangi dampak negatif yang ditimbulkan oleh residu.