Arti Kata "baruh" Menurut KBBI
Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "baruh" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).
baruh
ba·ruh n 1 tanah yg lebih rendah; kaki gunung, hilir, tanah dekat pantai dsb: orang --; 2 bawah: orang --; 3 sawah: padi --
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "baruh"
π Contoh Penggunaan kata "baruh" dalam Kalimat
π Artikel terkait kata "baruh"
Mengenal Kata 'baruh' - Inspirasi dan Motivasi
Mengenal Kata "baruh" - Pahatan Alam yang Menjadi Bagian dari Sejarah
Kata "baruh" memiliki makna yang sangat luas dan kompleks dalam bahasa Indonesia. Secara umum, baruh merujuk pada tanah yang lebih rendah, seperti kaki gunung, hilir, atau tanah dekat pantai. Konsep ini telah ada sejak zaman dahulu, ketika masyarakat Indonesia masih menggunakan istilah-istilah seperti itu untuk menggambarkan topografi alam sekitar mereka.
Dalam sejarah, baruh seringkali menjadi tempat tinggal manusia, terutama di era pra-sejarah. Mereka tinggal di daerah yang lebih rendah, seperti di sekitar sungai atau pantai, karena kemudahan akses ke sumber daya alam. Istilah baruh juga digunakan untuk menggambarkan wilayah yang lebih rendah, seperti sawah atau ladang.
Berikut beberapa contoh penggunaan kata "baruh" dalam kalimat yang alami:
Orang-orang di baruh sungai itu sangat tergantung pada air untuk bertahan hidup. Mereka memiliki sistem irigasi yang canggih untuk menjaga kelembaban tanah di baruh mereka.
Pertanian di baruh pantai itu sangat produktif, karena pasokan air laut yang cukup untuk memberikan kelembaban pada tanah.
Sawah di baruh gunung itu sangat sulit dijangkau, karena jalan menuju ke sana sangat curam dan berbatu.
Kata "baruh" juga memiliki relevansi yang sangat besar dalam kehidupan sehari-hari di Indonesia modern. Banyak masyarakat yang masih tinggal di daerah baruh, seperti di sekitar sungai atau pantai, karena kemudahan akses ke sumber daya alam. Selain itu, istilah baruh juga digunakan dalam konteks budaya dan sejarah, seperti dalam penelitian arkeologi atau pendidikan sejarah.
Jadi, kata "baruh" bukan hanya istilah geografis, tetapi juga memiliki makna yang lebih dalam dan kompleks dalam konteks sosial dan budaya Indonesia.