Arti Kata "cemplang" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "cemplang" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

cemplang

cem·plang Jw a 1 kurang berasa (kurang asin, kurang sedap tt makanan); hambar: masakan yg kurang garam ini -- rasanya; 2 ki kurang menarik; kurang dapat dinikmati krn menyimpang dr kebiasaan dsb: pertunjukan wayang kulit dl bahasa Indonesia rasanya -- sebab tidak biasa

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "cemplang"

📝 Contoh Penggunaan kata "cemplang" dalam Kalimat

1.Makanan restoran ini terlalu cemplang dan tidak menarik perhatian saya.
2.Kurikulum pendidikan yang baru terlalu cemplang dan tidak relevan dengan kebutuhan masyarakat.
3.Pertunjukan wayang kulit yang tidak sesuai dengan kebiasaan budaya daerah kita terlalu cemplang bagi penonton.
4.Saya tidak bisa menikmati hidangan yang tidak berbumbu, rasanya terlalu cemplang.
5.Buku teks yang tidak menarik dan tidak menyajikan informasi yang cukup membuat saya merasa pembelajaran di dalamnya terlalu cemplang.

📚 Artikel terkait kata "cemplang"

Mengenal Kata 'cemplang' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Cemplang" - Menghindari Makana yang Kurang Asin

Kata "cemplang" memiliki makna yang sangat penting dalam bahasa Indonesia, terutama dalam konteks makanan. Secara umum, kata ini digunakan untuk menggambarkan makanan yang kurang asin atau kurang sedap. Dalam sejarah, kata cemplang sering digunakan dalam konteks makanan tradisional Indonesia, seperti masakan yang kurang garam atau tidak sesuai dengan selera. Cemplang bukan hanya berlaku pada makanan, tetapi juga dapat digunakan untuk menggambarkan suatu kejadian atau situasi yang kurang menarik atau tidak dapat dinikmati karena menyimpang dari kebiasaan. Dalam contoh, "pertunjukan wayang kulit rasanya cemplang karena tidak biasa". Contoh penggunaan kata cemplang dalam kalimat yang alami adalah: - "Masakan ini rasanya cemplang, mungkin karena kurang garam." - "Pertunjukan yang dilakukan hari ini rasanya cemplang karena tidak sesuai dengan kebiasaan." - "Makanan ini kurang asin, jadi rasanya cemplang." Dalam kehidupan sehari-hari, kata cemplang sangat relevan dalam berbagai konteks. Misalnya, dalam dunia kuliner, kata cemplang dapat digunakan untuk menggambarkan makanan yang tidak sesuai dengan selera. Dalam konteks budaya, kata cemplang dapat digunakan untuk menggambarkan suatu kejadian atau situasi yang kurang menarik atau tidak dapat dinikmati karena menyimpang dari kebiasaan. Dalam kesimpulan, kata cemplang memiliki makna yang sangat penting dalam bahasa Indonesia, terutama dalam konteks makanan dan budaya. Dengan memahami makna kata cemplang, kita dapat lebih baik dalam menggambarkan makanan yang kurang asin atau kurang sedap, serta menghindari kejadian atau situasi yang kurang menarik atau tidak dapat dinikmati karena menyimpang dari kebiasaan.