Arti Kata "basalioma" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "basalioma" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

basalioma

ba·sa·li·o·ma n Dok tumor kulit, terutama menyerang orang yg sering terkena sinar matahari, biasanya terdapat pd hidung, dahi, dan pipi yg mudah berdarah sehingga menjadi luka

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "basalioma"

📝 Contoh Penggunaan kata "basalioma" dalam Kalimat

1.Pasien yang dirawat di rumah sakit memiliki basalioma di hidungnya.
2.Banyak orang yang terkena sinar matahari sehari-hari tanpa sadar berisiko terkena basalioma.
3.Karena basalioma, ia harus menjalani operasi untuk mengangkat tumor kulitnya.
4.Dokter harus berhati-hati saat melakukan tindakan medis pada pasien dengan basalioma berdarah.
5.Penggunaan tabir surya dapat mencegah terjadinya basalioma, tetapi tidak sepenuhnya mencegahnya.

📚 Artikel terkait kata "basalioma"

Mengenal Kata 'basalioma' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Basalioma" - Bahaya Tumor Kulit yang Meningkat

Basalioma adalah salah satu jenis tumor kulit yang paling umum dijumpai, terutama di daerah yang sering terkena sinar matahari. Penyakit ini seringkali menyerang orang yang tidak menjaga kulitnya dari paparan sinar UV, sehingga menjadi salah satu penyebab kanker kulit yang paling banyak terjadi. Basalioma biasanya muncul di daerah hidung, dahi, dan pipi, karena kemampuan kulit di daerah tersebut untuk melepaskan sel-sel baru yang lebih cepat daripada di daerah lain. Selain itu, kulit di daerah tersebut lebih mudah berdarah, sehingga perlu perawatan khusus agar tidak menjadi luka. Misalnya, jika seseorang memiliki basalioma di hidung, maka perlu dilakukan pengangkatan secara bedah untuk menghilangkan sel-sel kanker tersebut. Namun, perlu diingat bahwa basalioma dapat diobati jika ditemukan pada tahap awal, sehingga penting untuk melakukan pemeriksaan medis secara teratur. Selain itu, melakukan pencegahan seperti menggunakan tabir surya dan menjaga kulit dari paparan sinar UV dapat membantu mencegah terjadinya basalioma. Dalam kehidupan sehari-hari, basalioma dapat menyebabkan masalah kosmetik, seperti timbulnya luka atau noda di kulit. Oleh karena itu, penting untuk melakukan pemeriksaan medis secara teratur untuk mendeteksi basalioma pada tahap awal.