Arti Kata "baur" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "baur" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

baur

1ba·ur 1 v campur; 2 n ketidaktentuan; keraguan; pengeliruan; 3 suatu hal yg berarti banyak;
-- aliran Fis daerah tempat merenggangnya jarak di antara garis alir di dl suatu medan alir; difluens;
ber·ba·ur v 1 bercampur: ketakutan dan penyesalan - menjadi satu di dl hatinya; 2 bergaul (dng): janganlah engkau - dng orang-orang yg bertabiat tidak baik; 3 hidup sbg suami istri; kawin: sudah sekian lama mereka hidup -, tetapi belum dikaruniai anak; 4 larut: minyak tidak dapat - dng air;
mem·ba·ur v masuk ke dl (pergaulan, golongan) sehingga serupa dng yg dimasuki; membaurkan diri;
mem·ba·ur·kan v 1 mencampurkan: ia - madu sesendok teh ke dl susu segelas; 2 mencampuradukkan: jangan - beberapa masalah sekaligus supaya dapat dipecahkan satu-satu; 3 membiarkan bergaul; menyatu: Pemerintah berusaha - warga negara asing dng pribumi melalui kegiatan kebudayaan; 4 ki mengawinkan: orang tua itu ingin - anak gadisnya dng laki-laki pilihannya;
ter·ba·ur v sudah berbaur; tercampur;
ba·ur·an n hasil membaurkan; campuran: ritual-ritual religi akan berubah bentuk dr pengotak-ngotakan menjadi - nilai yg transparan;
per·ba·ur·an n perihal berbaur; percampuran;
mem·per·ba·ur·kan v ki mengawinkan;
pem·ba·ur·an n 1 proses, cara, perbuatan membaurkan; pencampuran; 2 peniadaan sifat-sifat eksklusif kelompok etnik di dl masyarakat dl usaha mencapai kesatuan bangsa; 3 perkawinan campuran antara warga negara asli (pribumi) dan warga negara keturunan asing; 4 Fis proses bercampurnya molekul krn gerakan termal yg acak; 5 Fis pelintasan zarah melalui suatu bahan dng probabilitas (kebolehjadian, kementakan) hamburannya lebih besar dp penyerapan (absorpsi) ataupun penerusan (transmisi)nya; difusi

2ba·ur n batang; tangkai;
-- anggah baur kail; -- kail tangkai kail; joran; -- panah kayu (buluh) tempat merentangkan tali panah; -- taut baur kail

3ba·ur kl n pedang kebesaran

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "baur"

📝 Contoh Penggunaan kata "baur" dalam Kalimat

1.Karena hujan deras, jalanan menjadi baur dan berlumpur, sulit dilalui.
2.Pengadilan memutuskan bahwa pengadilan tinggi dan pengadilan negeri harus membaur dan tidak memiliki kekuasaan yang berbeda-beda.
3.Ketika seseorang mengalami kehilangan kepercayaan diri, pikirannya menjadi baur dan sulit untuk membuat keputusan.
4.Pada masa penjajahan, masyarakat harus membaur dengan penjajah untuk tetap hidup dan bekerja.
5.Perusahaan yang baru merger dengan perusahaan lain harus membaur dan mengintegrasikan kegiatan bisnisnya.

📚 Artikel terkait kata "baur"

Mengenal Kata 'baur' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Baur" - Dari Ketidaktentuan Hingga Kesatuan

Kata "baur" memiliki makna yang luas dan kompleks dalam bahasa Indonesia. Dalam konteks historis, kata ini pertama kali digunakan pada abad ke-14 sebagai istilah dalam bahasa Jawa untuk menggambarkan proses campuran atau perpaduan antara dua atau lebih hal. Dalam konteks sosial, kata "baur" juga digunakan untuk menggambarkan proses perubahan atau transformasi dalam masyarakat. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "baur" sering digunakan dalam berbagai konteks. Misalnya, "Dia merasa baur dengan ketakutan dan penyesalan setelah kejadian itu." Dalam konteks lain, "Mereka telah baur selama bertahun-tahun, tetapi belum dikaruniai anak." Kata "baur" juga digunakan untuk menggambarkan proses perubahan atau transformasi dalam masyarakat, seperti "Pemerintah berusaha untuk membaurkan warga negara asing dengan pribumi melalui kegiatan kebudayaan." Dalam budaya Indonesia modern, kata "baur" memiliki relevansi yang signifikan. Dalam konteks politik, kata "baur" digunakan untuk menggambarkan proses integrasi antara warga negara asli dan warga negara keturunan asing. Dalam konteks sosial, kata "baur" digunakan untuk menggambarkan proses perubahan atau transformasi dalam masyarakat, seperti "Ritual-ritual religi akan berubah bentuk dari pengotak-ngotakan menjadi nilai yang transparan." Dalam konteks ekonomi, kata "baur" digunakan untuk menggambarkan proses perubahan atau transformasi dalam sistem ekonomi, seperti "Pelintasan zarah melalui suatu bahan dengan probabilitas hamburannya lebih besar daripada penyerapan atau penerusannya." Dalam kesimpulan, kata "baur" memiliki makna yang luas dan kompleks dalam bahasa Indonesia. Dalam konteks historis, kata ini pertama kali digunakan pada abad ke-14 sebagai istilah dalam bahasa Jawa untuk menggambarkan proses campuran atau perpaduan antara dua atau lebih hal. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "baur" sering digunakan dalam berbagai konteks, termasuk dalam konteks politik, sosial, dan ekonomi.

Kata yang Mirip

baureksa