Arti Kata "gumbaan" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "gumbaan" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

gumbaan

gum·ba·an n alat pertanian (di Banjarmasin)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "gumbaan"

📝 Contoh Penggunaan kata "gumbaan" dalam Kalimat

1.Saat musim tanam, petani membutuhkan gumbaan untuk membajak sawah mereka.
2.Pada Festival Budaya Banjarmasin, penjaga tradisional menunjukkan cara memakai gumbaan seperti nenek moyang mereka.
3.Petani lokal mengatakan bahwa gumbaan adalah alat yang sangat penting dalam kehidupan mereka sehari-hari.
4.Dengan menggunakan gumbaan, petani dapat memudahkan proses penanaman tanaman di sawah.
5.Pada masa lalu, gumbaan digunakan sebagai alat pertanian utama oleh masyarakat di Banjarmasin.

📚 Artikel terkait kata "gumbaan"

Mengenal Kata 'gumbaan' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Gumbaan" - Alat Pertanian Tradisional di Banjarmasin

Kata "gumbaan" mungkin masih asing di telinga banyak orang, terutama kalangan muda di perkotaan. Namun, bagi penduduk Banjarmasin, kata ini memiliki makna yang sangat spesifik dan bernuansa historis. Dalam bahasa Indonesia, gumbaan diartikan sebagai alat pertanian yang digunakan di Banjarmasin. Sejarahnya, alat ini digunakan oleh masyarakat setempat untuk membantu dalam proses panen dan pengolahan hasil pertanian. Gumbaan dalam Kehidupan Sehari-Hari Gumbaan tidak hanya menjadi alat pertanian biasa, tetapi juga memiliki nilai kebudayaan yang unik. Dalam konteks sosial, gumbaan seringkali digunakan sebagai simbol keberanian dan kemampuan masyarakat Banjarmasin dalam menghadapi tantangan alam. Dalam kalimat-kalimat yang alami, kita dapat melihat penggunaan kata gumbaan dalam beberapa contoh berikut: "Masyarakat Banjarmasin masih menggunakan gumbaan untuk membantu panen padi," atau "Gumbaan menjadi salah satu alat yang paling penting dalam kegiatan pertanian di Banjarmasin." Relevansi Gumbaan dalam Kehidupan Modern Dalam kehidupan sehari-hari, gumbaan tidak hanya memiliki nilai historis, tetapi juga relevan dengan kebutuhan masyarakat modern. Dengan meningkatnya kesadaran akan pentingnya sustainability dan keberlanjutan, masyarakat Banjarmasin mulai mengembangkan teknologi baru yang berbasis pada alat-alat tradisional seperti gumbaan. Dengan demikian, gumbaan tidak hanya menjadi alat pertanian biasa, tetapi juga menjadi simbol keberlanjutan dan kemampuan masyarakat dalam menghadapi tantangan modern. Gumbaan adalah contoh yang menarik dari bagaimana kata-kata dapat memiliki makna yang sangat spesifik dan bernuansa historis. Dalam konteks sosial, gumbaan tidak hanya menjadi alat pertanian, tetapi juga simbol keberanian dan kemampuan masyarakat Banjarmasin dalam menghadapi tantangan alam.