Arti Kata "bayar" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "bayar" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

bayar

ba·yar v, ber·ba·yar ark v terbayar; dibayar: utangnya masih belum -;
mem·ba·yar v 1 memberikan uang (untuk pengganti harga barang yg diterima, melunasi utang, dsb): Anda harus - barang-barang belanjaan Anda di bagian kasir; saya sudah - pajak pesawat televisi saya setahun ini; 2 memenuhi; menunaikan (janji, nazar, hajat, dsb);
- di muka membayar sebelum menerima barang atau jasa; - janji memenuhi yg telah dijanjikan; - kaul membayar nazar; - kontan membayar tunai (tidak mengangsur atau bertangguh); membayar sekaligus (tidak meminjam atau mengangsur); - nazar melaksanakan (memenuhi) yg telah dijanjikan; - tunai membayar kontan (tidak mengangsur atau bertangguh);
mem·ba·yari v 1 membayar berkali-kali: orang tua itu terpaksa - utang-utang anaknya; 2 membayar untuk orang lain: sayalah yg - makannya;
mem·ba·yar·kan v 1 memberikan uang dsb untuk membayar: ia terpaksa - semua hasil penjualan tanahnya untuk menutup utangnya; 2 membayar atas suruhan (permintaan, perintah, dsb) orang lain;
- nyawa ki mengorbankan nyawa;
ba·yar·an n 1 uang yg dibayarkan; biaya; ongkos: orang dapat juga berobat dng - murah; 2 orang yg dibayar: dia adalah pemain -; 3 upah; gaji: ia mendapat - sebesar Rp250.000,00 sebulan;
pem·ba·yar n 1 orang yg membayar; 2 alat dsb untuk membayar: diserahkannya cincinnya sbg - utangnya;
pem·ba·yar·an n proses, cara, perbuatan membayar

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "bayar"

📝 Contoh Penggunaan kata "bayar" dalam Kalimat

1.Dalam konteks formal, bank memberikan bunga untuk setiap utang yang belum terbayar.
2.Pemilik warung harus membayar pajak setiap tahunnya sebelum tanggal 31 Desember.
3.Saya sangat berharap anak-anakku dapat menunaikan janji mereka untuk membayar utang yang telah dijanjikan.
4.Dalam proses pembayaran, saya harus mengisi formulir pembayaran untuk memudahkan transaksi.
5.Karena utangnya sudah terlalu besar, orang tua itu terpaksa membayar utang-utang anaknya secara berkali-kali.

📚 Artikel terkait kata "bayar"

Mengenal Kata 'bayar' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "bayar" - Inspirasi dan Motivasi

Sejarah dan Makna Umum Kata "bayar"

Kata "bayar" memiliki makna yang sangat luas dalam bahasa Indonesia. Secara umum, kata ini berarti memberikan uang atau sesuatu yang bernilai sebagai ganti harga barang atau jasa, atau sebagai pembayaran utang. Dalam konteks sejarah, kata "bayar" telah ada sejak zaman kolonial Belanda, ketika VOC (Vereenigde Oost-Indische Compagnie) menggunakan istilah "bayar" untuk menggambarkan proses pembayaran utang atau biaya. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "bayar" digunakan secara luas untuk berbagai kegiatan, seperti membayar tagihan, membayar pajak, atau membayar utang. Bahkan, kata ini juga digunakan dalam konteks keagamaan, seperti membayar nazar atau membayar untuk kebajikan.

Contoh Penggunaan Kata "bayar" dalam Kalimat

Berikut beberapa contoh penggunaan kata "bayar" dalam kalimat yang alami: - Anda harus **bayar** barang-barang belanjaan Anda di bagian kasir. - Saya sudah **bayar** pajak pesawat televisi saya setahun ini. - Ia terpaksa **bayar** utang-utang anaknya.

Relevansi Kata "bayar" dalam Kehidupan Sehari-hari

Dalam kehidupan sehari-hari, kata "bayar" sangat relevan dalam berbagai aspek, seperti ekonomi, keuangan, dan kebudayaan. Dalam konteks ekonomi, kata "bayar" digunakan untuk menggambarkan proses pembayaran utang atau biaya. Dalam konteks keuangan, kata "bayar" digunakan untuk menggambarkan proses pembayaran tagihan atau pajak. Dalam konteks kebudayaan, kata "bayar" digunakan dalam konteks keagamaan, seperti membayar nazar atau membayar untuk kebajikan. Dalam budaya Indonesia modern, kata "bayar" juga digunakan dalam konteks sosial, seperti membayar untuk kegiatan sosial atau membayar untuk kepentingan masyarakat. Oleh karena itu, kata "bayar" sangat penting dalam kehidupan sehari-hari dan harus dipahami dengan baik untuk menghindari kesalahan atau kekacauan dalam berbagai aspek kehidupan.