Arti Kata "bayati" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "bayati" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

bayati

ba·ya·ti ark n pelonco putri (perempuan)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "bayati"

📝 Contoh Penggunaan kata "bayati" dalam Kalimat

1.Pada abad ke-19, istilah bayati digunakan untuk menggambarkan peran perempuan dalam masyarakat.
2.Pada masa lalu, bayati adalah istilah resmi untuk menyebutkan pelonco putri di dalam hukum adat.
3.Dalam konteks budaya, bayati sering digunakan untuk menggambarkan peran seorang istri yang setia dan patuh.
4.Dalam pelajaran sejarah, pembelajaran tentang peran bayati dalam masyarakat menjadi salah satu topik penting.
5.Dalam konteks sastra, bayati sering digunakan sebagai karakter yang memiliki peran penting dalam cerita.

📚 Artikel terkait kata "bayati"

Mengenal Kata 'bayati' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "bayati" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "bayati" seringkali tidak biasa kita temukan dalam percakapan sehari-hari. Namun, kata ini memiliki makna yang sangat spesifik dan memiliki konteks historis yang menarik. Bayati dalam arti resmi dalam bahasa Indonesia adalah pelonco putri atau perempuan. Kata "bayati" memiliki akar kata yang berasal dari bahasa Arab, yaitu "bayt", yang berarti "rumah" atau "istana". Dalam konteks sejarah, kata "bayati" seringkali digunakan untuk menggambarkan perempuan yang memiliki status sosial tinggi atau yang berasal dari keluarga bangsawan. Mereka seringkali dianggap memiliki hak istimewa dan status yang lebih tinggi dibandingkan dengan perempuan biasa. Berikut beberapa contoh penggunaan kata "bayati" dalam kalimat yang alami: - "Di masa lalu, perempuan bayati seringkali memiliki kebebasan yang lebih besar dibandingkan dengan perempuan biasa." - "Istri bayati dari raja tersebut dikenal karena kecantikannya dan kebijaksanaannya." - "Pemerintah telah memberikan hak istimewa kepada perempuan bayati untuk memiliki hak suara dalam pilihan umum." Kata "bayati" juga memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari atau budaya Indonesia modern. Dalam beberapa kesempatan, kata ini digunakan untuk menggambarkan perempuan yang memiliki status sosial tinggi atau yang memiliki kekuasaan dalam masyarakat. Namun, perlu diingat bahwa kata ini juga memiliki konotasi negatif, yaitu menggambarkan perempuan sebagai objek yang dihiasi dengan kebaya dan dianggap sebagai sumber kekayaan keluarga. Dalam kesimpulan, kata "bayati" memiliki makna yang sangat spesifik dan memiliki konteks historis yang menarik. Namun, perlu diingat bahwa kata ini juga memiliki konotasi negatif dan harus digunakan dengan hati-hati dalam konteks kehidupan sehari-hari.