Arti Kata "pirik" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "pirik" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

pirik

1pi·rik v, me·mi·rik v memipis; menumbuk lumat-lumat; melumatkan: ~ cabai; ~ kopi; ~ lada

2pi·rik Mk v, me·mi·rik v mencubit; menjepit: ~ orang

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "pirik"

📝 Contoh Penggunaan kata "pirik" dalam Kalimat

1.Pengusaha menyarankan kepada pelayan untuk memipis cabai dengan teliti agar tidak terlalu pedas.
2.Pada festival makanan, penjual kopi menawarkan kopi pipil yang dipipis dengan cara tradisional.
3.Pembantu di dapur harus berhati-hati saat memipis lada karena dapat menyebabkan iritasi mata.
4.Dalam proses produksi kopi, mesin harus berfungsi dengan baik untuk memipis biji kopi menjadi bubuk halus.
5.Ibu meminta anaknya untuk memipis cabe rawit untuk membuat sambal yang pas.

📚 Artikel terkait kata "pirik"

Mengenal Kata 'pirik' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "pirik" - Cara Menghaluskan Bumbu Makanan

Kata "pirik" dalam bahasa Indonesia memiliki arti resmi sebagai gerakan melembutkan atau memipis bumbu makanan, seperti cabai, kopi, atau lada. Dalam konteks sejarah, kata ini mungkin berasal dari kebiasaan seseorang yang menggunakan alat seperti lesung atau ulekan untuk menghaluskan bumbu. Namun, pada zaman modern, kita lebih sering menggunakan blender atau mesin penggiling untuk memenuhi kebutuhan ini. Pirik bumbu tidak hanya tentang menghaluskan, tetapi juga tentang menciptakan aroma yang khas. Dalam banyak resep masakan Indonesia, seperti sambal, gorengan, atau sup, pirik bumbu menjadi langkah penting sebelum memasak. Dengan demikian, rasa dan aroma makanan akan menjadi lebih lezat dan menarik. Contoh penggunaan kata pirik dalam kalimat yang alami adalah: "Aku harus pirik cabai terlebih dahulu sebelum membuat sambal." Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering menggunakan kata pirik untuk menggambarkan proses menghaluskan bumbu. Namun, ada juga makna lain dari kata pirik yang lebih luas, yaitu tentang menghaluskan atau melembutkan sesuatu. Contoh penggunaan kata pirik dalam kalimat yang alami adalah: "Dia harus pirik perasaan hatinya sebelum memutuskan untuk meninggalkan pekerjaannya." Dengan demikian, kita dapat melihat bahwa kata pirik memiliki makna yang lebih luas dan mendalam.