Arti Kata "bedal" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "bedal" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

bedal

1be·dal v pukul;
mem·be·dal v memukuli (dng rotan, tongkat, dsb)

2be·dal Jw a lepas dan lari (tt kuda dsb)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "bedal"

📝 Contoh Penggunaan kata "bedal" dalam Kalimat

1.Ayahnya sering membedal anaknya karena tidak menyelesaikan tugasnya.
2.Guru membedal siswa yang tidak mengikuti instruksi di dalam kelas.
3.Polisi membedal pelaku kejahatan yang mencuri di pasar tradisional.
4.Pada pagi hari, ibu membedal anaknya yang bermain di luar rumah karena cuaca hujan.
5.Pada pertandingan sepak bola, pemain lawan membedal pemain tim kita karena kesalahpahaman.

📚 Artikel terkait kata "bedal"

Mengenal Kata 'bedal' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Bedal" dalam Bahasa Indonesia

Kata "bedal" sering digunakan dalam konteks kehidupan sehari-hari di Indonesia. Secara resmi, kata ini memiliki arti "memukuli (dng rotan, tongkat, dsb)". Dalam sejarah, kata bedal memiliki makna yang lebih luas, meliputi tindakan memukul atau menyiksa seseorang dengan menggunakan benda-benda seperti rotan, tongkat, atau bahkan tangan sendiri. Dalam kehidupan sehari-hari, kata bedal sering digunakan untuk menggambarkan tindakan memukul atau menyakiti seseorang. Misalnya, "Dia pernah diberi hukuman bedal oleh gurunya karena melakukan kesalahan." atau "Dia tidak bisa tidur malam karena ayahnya selalu memberikan bedal pada dia." Kata bedal juga digunakan dalam konteks budaya, seperti dalam tradisi perayaan di beberapa daerah di Indonesia. Namun, perlu diingat bahwa kata bedal memiliki konotasi negatif yang kuat, karena memang tindakan memukul atau menyakiti seseorang tidaklah baik. Oleh karena itu, penting untuk menggunakan kata bedal dengan bijak dan tidak membuatnya menjadi bagian dari kebiasaan buruk dalam kehidupan sehari-hari. Kita harus mengerti bahwa bedal dapat menyebabkan trauma dan penderitaan bagi korbannya. Dalam budaya modern Indonesia, kata bedal masih digunakan dalam beberapa konteks, seperti dalam seni peran atau film. Namun, perlu diingat bahwa kata bedal harus digunakan dengan hati-hati dan tidak membuatnya menjadi bagian dari kebiasaan buruk. Oleh karena itu, penting untuk memahami makna yang lebih luas dari kata bedal, yaitu tindakan memukul atau menyiksa seseorang dengan menggunakan benda-benda.