Arti Kata "seblang" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "seblang" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

seblang

seb·lang n tarian rakyat Banyuwangi, penarinya dipoles hartal, bertutup kepala daun pisang, menari dl ketidaksadaran, dimaksudkan sbg tanda gembira setelah seseorang pulih dr sakit yg lama, biasanya diiringi permainan gambang, rebab, kendang, dan gong kecil

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "seblang"

📝 Contoh Penggunaan kata "seblang" dalam Kalimat

1.Di daerah Banyuwangi, tarian seblang menjadi bagian penting dari tradisi komunitas setempat.
2.Pada acara resepsi pernikahan, seblang dipentaskan sebagai hiburan bagi tamu undangan.
3.Sebagai bagian dari upacara adat, tarian seblang diiringi oleh permainan tradisional yang unik.
4.Pada pertunjukan budaya, penari seblang menampilkan ketrampilan dan kreativitas mereka dengan latar belakang yang sederhana.
5.Saat melihat penampilan seblang, saya merasa terkesan dengan keunikan dan keaslian budaya setempat.

📚 Artikel terkait kata "seblang"

Mengenal Kata 'seblang' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Seblang" - Tradisi Rakyat Banyuwangi yang Menyentuh Hati

Seblang adalah salah satu tradisi rakyat Banyuwangi yang penuh dengan makna dan simbolisme. Kata ini memiliki arti yang sangat spesifik, yaitu tarian rakyat yang dilakukan oleh penari yang dipoles hartal dan bertutup kepala daun pisang. Mereka menari dengan ketidaksadaran, dimaksudkan sebagai tanda gembira setelah seseorang pulih dari sakit yang lama. Tradisi seblang biasanya diiringi oleh permainan gambang, rebab, kendang, dan gong kecil yang menambahkan kesan yang lebih hidup dan berwarna. Dalam konteks historis, tradisi seblang telah menjadi bagian dari budaya Banyuwangi selama berabad-abad. Mereka menari untuk mengungkapkan rasa syukur dan gembira atas kesembuhan seseorang. Dengan demikian, tradisi seblang tidak hanya sebagai bentuk hiburan, tetapi juga sebagai cara untuk mengekspresikan rasa syukur dan gembira. Dalam konteks sosial, tradisi seblang juga merupakan contoh kuat dari kesolidaritas masyarakat Banyuwangi, yang saling membantu dan mendoakan satu sama lain dalam momen-momen sulit. Dalam praktiknya, kata seblang dapat digunakan dalam beberapa kalimat yang alami. Misalnya, "Keluarga kami sangat gembira setelah ayahnya pulih dari sakit, dan mereka lalu mengadakan seblang sebagai tanda rasa syukur." Atau, "Tradisi seblang di Banyuwangi telah menjadi salah satu warisan budaya yang masih hidup hingga saat ini." Dengan demikian, kata seblang tidak hanya memiliki arti yang spesifik, tetapi juga menjadi simbol dari rasa syukur dan gembira yang universal. Dalam kehidupan sehari-hari, tradisi seblang masih relevan dan dapat diaplikasikan dalam berbagai situasi. Misalnya, ketika seseorang pulih dari sakit, keluarga atau teman-temannya dapat mengadakan seblang sebagai tanda rasa syukur dan gembira. Dengan demikian, tradisi seblang dapat menjadi contoh kuat dari kesolidaritas dan rasa syukur yang masih hidup dalam masyarakat Indonesia modern.