Arti Kata "bekukung" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "bekukung" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

bekukung

be·ku·kung ? bekuku

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "bekukung"

📝 Contoh Penggunaan kata "bekukung" dalam Kalimat

1.Bertugas sebagai kepala desa, beliau bertanggung jawab untuk mengatur pengelolaan sumber daya di wilayahnya.
2.Pada hari itu, dia harus menghadapi berbagai masalah yang timbul di masyarakat.
3.Dalam rangka meningkatkan kualitas hidup masyarakat, pemerintah melakukan beberapa program pengembangan.
4.Pengadilan menentukan bahwa tindakan koruptor dapat dianggap sebagai tindakan bekukung yang melanggar hukum.
5.Pada masa kolonial, bangsawan Belanda menguasai kekuasaan dan menjadi penguasa di wilayah tersebut.

📚 Artikel terkait kata "bekukung"

Mengenal Kata 'bekukung' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "bekukung" - Inspirasi dan Motivasi

Kata bekukung memiliki makna yang unik dan beragam dalam konteks historis dan sosial. Dalam bahasa Indonesia, bekukung berarti "be·ku·kung, ? bekuku" dengan arti menggembung atau mengembung di bagian tengah. Kata ini sering digunakan dalam konteks budaya dan tradisional di Indonesia, terutama dalam seni dan kerajinan tangan. Pada masa lalu, bekukung sering digunakan sebagai hiasan pada tekstil, keramik, dan benda lainnya. Orang-orang menggunakan teknik bekukung untuk menciptakan bentuk-bentuk yang unik dan menarik. Dengan demikian, bekukung menjadi bagian penting dalam tradisi dan kebudayaan Indonesia. Selain itu, bekukung juga digunakan dalam konteks seni rupa, seperti patung dan lukisan. Dalam kehidupan sehari-hari, bekukung masih digunakan dalam berbagai konteks. Misalnya, kamu dapat melihat bekukung pada hiasan di rumah, seperti potongan kayu atau bambu yang digembungkan. Atau, kamu dapat melihat bekukung pada pakaian tradisional, seperti batik atau tenun. Dengan demikian, bekukung menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia modern. Dalam konteks lain, bekukung juga dapat digunakan untuk menggambarkan proses pembentukan atau perubahan dalam diri seseorang. Misalnya, seseorang yang mengalami perubahan besar dalam hidupnya dapat digambarkan sebagai seseorang yang "mengalami bekukung dalam dirinya". Dengan demikian, bekukung menjadi simbol perubahan dan pertumbuhan dalam kehidupan manusia. Dalam kesimpulan, bekukung adalah kata yang unik dan beragam dalam konteks historis dan sosial. Dari seni dan kerajinan tangan hingga kehidupan sehari-hari, bekukung menjadi bagian penting dalam kebudayaan Indonesia modern.