Arti Kata "belendung" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "belendung" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

belendung

be·len·dung v, mem·be·len·dung v mengembung; menggembung; membengkak: pipinya - ketika meniup balon

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "belendung"

📝 Contoh Penggunaan kata "belendung" dalam Kalimat

1.Ketika anak bermain dengan balon, pipinya mulai membengkak karena meniupnya terus-menerus.
2.Saat cuaca musim hujan, air di jalan mulai membengkak akibat hujan deras yang turun sepanjang hari.
3.Pada saat itu, perut ibu mulai membengkak karena mengkonsumsi makanan berlebihan.
4.Dalam dunia permainan, anak-anak sering membengkakkan pipi mereka ketika sedang berlari-lari tanpa henti.
5.Pada saat bulan madu, jalan-jalan di pantai mulai membengkak karena banjir laut yang terjadi setiap tahun.

📚 Artikel terkait kata "belendung"

Mengenal Kata 'belendung' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "belendung" - Inspirasi dan Motivasi

Pengertian dan Konteks Sejarah Belendung

Belendung adalah kata yang berasal dari kata kerja "membe·len·dung" yang berarti mengembung atau menggembung. Kata ini biasanya digunakan untuk menggambarkan sesuatu yang membesar atau membengkak, seperti pipi ketika seseorang meniup balon. Dalam konteks sejarah, kata belendung sering digunakan dalam bahasa Indonesia kuno untuk menggambarkan fenomena alam seperti awan yang membengkak atau laut yang meningkat.

Contoh Penggunaan Belendung dalam Kalimat

Dalam kehidupan sehari-hari, kata belendung sering digunakan dalam berbagai kalimat. Misalnya, "pipinya belendung ketika meniup balon" atau "awan belendung di langit menandakan akan datangnya hujan". Dalam kalimat lain, "kaki belendung ketika berlari" menggambarkan kaki yang membengkak ketika berlari. Contoh-contoh tersebut menunjukkan bahwa kata belendung sangat fleksibel dan dapat digunakan dalam berbagai konteks.

Relevansi Belendung dalam Kehidupan Sehari-Hari

Dalam budaya Indonesia modern, kata belendung memiliki konotasi yang positif. Banyak orang yang menggunakan kata belendung untuk menggambarkan kesehatan yang baik, seperti pipi yang cerah dan segar. Dalam konteks ini, belendung menjadi simbol kebahagiaan dan keseimbangan. Oleh karena itu, belendung merupakan kata yang sangat relevan dalam kehidupan sehari-hari dan dapat digunakan dalam berbagai situasi.