Arti Kata "semak hati" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "semak hati" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

semak hati

Kiasan bingung; gelisah

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "semak hati"

📝 Contoh Penggunaan kata "semak hati" dalam Kalimat

1.Dia terlihat semak hati selama presentasi pertamanya di depan klien baru.
2.Di rumah, sang ibu selalu menjadi semak hati ketika menunggu kabar dari anaknya yang berjuang di bidang karir.
3.Di novel karya penulis terkenal, tokoh utamanya muncul sebagai semak hati yang berusaha mencari jalan keluar dari kesulitan.
4.Dalam kehidupan sehari-hari, seseorang bisa menjadi semak hati ketika menghadapi keputusan yang sulit.
5.Siswa yang baru saja mengalami kegagalan akhirnya menjadi semak hati dan membutuhkan dorongan dari teman-temannya.

📚 Artikel terkait kata "semak hati"

Mengenal Kata 'semak hati' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Semak Hati" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "semak hati" sering digunakan dalam bahasa Indonesia untuk menggambarkan perasaan bingung atau gelisah. Kata ini memiliki akar yang kompleks, dengan kaitannya dengan istilah "semak" yang merujuk pada tanaman liar yang tumbuh secara cepat dan tidak terkendali. Dalam konteks ini, "semak hati" dapat diartikan sebagai perasaan yang tidak terorganisir dan tidak terkendali, seperti gelisah atau bingung. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "semak hati" sering digunakan untuk menggambarkan perasaan yang tidak stabil. Contohnya, "Saya merasa sangat semak hati saat harus membuat keputusan besar" atau "Dia sedang semak hati karena harus menyelesaikan proyek yang sulit". Kata ini juga sering digunakan dalam konteks kehidupan bermasyarakat, seperti "Kita harus berusaha untuk menghilangkan semak hati yang ada di dalam diri kita". Dalam kebudayaan Indonesia modern, kata "semak hati" memiliki relevansi yang sangat besar. Dalam banyak kasus, perasaan semak hati dapat menjadi sumber inspirasi dan motivasi untuk mencari jalan keluar. Contohnya, seseorang yang merasa semak hati karena harus menyelesaikan pekerjaan yang sulit, tetapi kemudian menemukan solusi yang tepat dan berhasil menyelesaikannya. Dalam kesempatan lain, kata "semak hati" dapat menjadi sumber motivasi untuk mencari jalan hidup yang lebih baik.