Arti Kata "belusuk" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "belusuk" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

belusuk

be·lu·suk n ular laut yg berbisa

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "belusuk"

📝 Contoh Penggunaan kata "belusuk" dalam Kalimat

1.Di pantai terdapat berbagai jenis ular laut yang berbisa, seperti belusuk dan ular karang.
2.Kita harus berhati-hati ketika berenang di laut karena banyak jenis ular laut yang berbisa, seperti belusuk.
3.Dalam penelitian terbaru, para ilmuwan menemukan bahwa belusuk memiliki racun yang sangat berbahaya bagi manusia.
4.Pada sore hari, saya pergi menjelajahi pantai untuk melihat berbagai jenis ular laut, termasuk belusuk yang berwarna hitam.
5.Sebagai penjaga pantai, saya harus selalu siap menghadapi berbagai keadaan, termasuk jika seseorang tertusuk oleh belusuk.

📚 Artikel terkait kata "belusuk"

Mengenal Kata 'belusuk' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "belusuk" - Ular Laut yang Membayangkan

Dalam bahasa Indonesia, belusuk merupakan kata yang digunakan untuk menggambarkan ular laut yang berbisa. Kata ini telah ada sejak zaman kuno, ketika masyarakat Indonesia masih mengenal dan takut akan keberadaan hewan ini. Belusuk seringkali dianggap sebagai hewan yang misterius dan bahaya, karena bisa menimbulkan rasa sakit dan keracunan jika terkena gigitannya. Dalam konteks sosial, belusuk seringkali digunakan sebagai simbol kebahayaan dan ancaman. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, masyarakat Indonesia mulai mengenali dan memahami belusuk sebagai bagian dari ekosistem laut yang penting. Mereka mulai sadar bahwa belusuk adalah salah satu hewan yang membantu menjaga keseimbangan ekosistem laut. Belusuk seringkali digunakan dalam kalimat yang alami, seperti: "Di pantai, belusuk berenang dengan lincahnya." "Orang-orang harus berhati-hati saat berenang di laut, karena ada belusuk yang bersembunyi di bawah air." "Penting untuk tidak menyentuh belusuk jika kita menemukannya di pantai, karena bisa menimbulkan keracunan." Dalam kehidupan sehari-hari, belusuk masih seringkali dianggap sebagai hewan yang membahayakan. Namun, dengan penelitian dan pengenalan yang lebih baik, masyarakat Indonesia mulai mengenali belusuk sebagai bagian dari keindahan alam yang perlu dihargai. Belusuk menjadi simbol keindahan dan keunikan alam yang perlu kita jaga dan konservasi.