Arti Kata "seruit" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "seruit" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

seruit

se·ru·it n tempuling yg bermata satu (untuk menangkap kura-kura);
me·nye·ru·it v melemparkan seruit

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "seruit"

📝 Contoh Penggunaan kata "seruit" dalam Kalimat

1.Anak-anak sedang bermain di pantai dan mencoba menangkap kura-kura dengan seruit.
2.Pada saat itu, nenek mengajarkan anaknya cara melempar seruit dengan tepat.
3.Sebagai penggemar olahraga, dia memilih menggunakan seruit sebagai senjata utama dalam pertandingan.
4.Dalam upacara adat, masyarakat memasang seruit di atas meja untuk menandai kehadiran tamu penting.
5.Dokter menyarankan pasien untuk menggunakan seruit sebagai alat bantu dalam proses penyembuhan.

📚 Artikel terkait kata "seruit"

Mengenal Kata 'seruit' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Seruit" - Tradisi Penangkapan Kura-Kura

Pada zaman dahulu, masyarakat di daerah pesisir pantai menggunakan seruit sebagai alat penangkapan kura-kura. Seruit ini adalah sebuah tempuling yang bermata satu, dirancang untuk menangkap kura-kura dengan tepat. Alat ini masih digunakan hingga saat ini, meskipun sudah ada teknologi canggih untuk menangkap hewan laut. Seruit tidak hanya digunakan sebagai alat penangkapan, tetapi juga sebagai simbol tradisi dan budaya masyarakat pesisir pantai. Mereka yang menggunakan seruit biasanya adalah para nelayan yang telah berpengalaman dalam menangkap kura-kura. Mereka harus memiliki keahlian dan ketelitian tinggi untuk menangkap kura-kura dengan menggunakan seruit. Berikut beberapa contoh penggunaan kata seruit dalam kalimat yang alami: "Nelayan menggunakan seruit untuk menangkap kura-kura di pantai," "Mereka harus memiliki seruit yang tepat untuk menangkap kura-kura," dan "Nelayan menggunakan seruit untuk menangkap kura-kura di laut." Kata seruit juga memiliki relevansi dengan kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia modern. Banyak masyarakat yang masih menggunakan tradisi penangkapan kura-kura dengan menggunakan seruit. Mereka tidak hanya menggunakan seruit sebagai alat penangkapan, tetapi juga sebagai simbol keluarga dan tradisi. Oleh karena itu, kata seruit masih sangat relevan dan penting dalam budaya Indonesia modern.