Arti Kata "bentan" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "bentan" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

bentan

ben·tan a jatuh sakit lagi sesudah (agak) sembuh; kambuh: ayahnya sudah sembuh, tetapi tadi pagi -- sehingga terpaksa dibawa ke rumah sakit

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "bentan"

📝 Contoh Penggunaan kata "bentan" dalam Kalimat

1.Ayahnya sudah sembuh, tetapi tadi pagi ia bentan lagi, sehingga terpaksa dibawa ke rumah sakit.
2.Dalam permainan lama, kata bentan digunakan untuk menggambarkan situasi ketika lawan kita kembali ke posisi awal.
3.Pada saat itu, pasien yang baru saja pulih dari penyakitnya bentan lagi, sehingga harus dirawat kembali.
4.Sebagai seorang pengajar, aku harus selalu siap menghadapi situasi ketika muridku bentan dalam memahami konsep yang saya jabarkan.
5.Dalam perjalanan hidup, kita seringkali mengalami situasi di mana kita bentan kembali ke titik awal, tetapi dengan pengalaman yang lebih baik.

📚 Artikel terkait kata "bentan"

Mengenal Kata 'bentan' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "bentan" - Kesempatan untuk Belajar

Kata bentan memiliki makna yang khusus dan unik dalam bahasa Indonesia. Secara umum, kata ini digunakan untuk menggambarkan kondisi seseorang yang telah sembuh dari penyakit, namun kemudian kembali terkena penyakit tersebut lagi. Dalam sejarah, kata bentan telah digunakan dalam konteks budaya Indonesia, terutama dalam masyarakat pedesaan. Mereka menggunakan kata ini untuk menggambarkan perubahan kondisi kesehatan seseorang yang tidak stabil. Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering mendengar kata bentan digunakan dalam kalimat yang alami. Misalnya, "Ayah saya sudah sembuh dari penyakitnya, tetapi tadi pagi dia bentan lagi dan harus dibawa ke rumah sakit." Atau, "Saya baru saja sembuh dari flu, tapi hari ini saya bentan lagi dan merasa tidak enak badan." Dalam kedua contoh kalimat tersebut, kata bentan digunakan untuk menggambarkan kondisi seseorang yang tidak stabil dan dapat kembali terkena penyakit tersebut lagi. Dalam budaya Indonesia modern, kata bentan memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari. Kita sering melihat orang-orang yang telah sembuh dari penyakit, namun kemudian kembali terkena penyakit tersebut lagi. Dalam beberapa kasus, kondisi bentan dapat menjadi gejala awal dari penyakit yang lebih serius. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memahami makna dan konteks kata bentan agar dapat menginterpretasikan situasi yang sebenarnya.