Arti Kata "benum" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "benum" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

benum

be·num v, mem·be·num v cak mengangkat (menetapkan) seseorang dl suatu jabatan dsb: sebelum Pemerintah -nya menjadi juru tulis, ia bekerja sbg tenaga harian;
be·num·an n 1 pengangkatan pegawai; penetapan (ketetapan) menjadi pegawai; 2 orang yg dibenum

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "benum"

📝 Contoh Penggunaan kata "benum" dalam Kalimat

1.Pengangkatan Budi menjadi juru tulis adalah contoh benum yang tepat dalam organisasi.
2.Di sekolah, benum murid baru sebagai ketua OSIS menandai awal jabatan.
3.Sebelum menjadi wali kota, Ibu Hartati pernah benum sebagai kepala desa.
4.benum pegawai negeri baru selalu diumumkan melalui media sosial perusahaan.
5.Pengalaman benum sebagai guru telah membentuk kepribadian Bapak Rasyid yang bijaksana.

📚 Artikel terkait kata "benum"

Mengenal Kata 'benum' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Benum" - Mengangkat Seseorang ke Jabatan

Kata "benum" seringkali digunakan dalam konteks profesional dan administratif. Dalam bahasa Indonesia, kata ini memiliki arti "mem·be·num v, mengangkat (menetapkan) seseorang dl suatu jabatan dsb". Dalam sejarah, kata ini digunakan untuk menggambarkan proses pengangkatan pegawai yang memiliki kedudukan penting dalam pemerintahan atau organisasi.

Contoh Penggunaan Kata "Benum" dalam Kalimat

Sebelum Pemerintah-nya menjadi juru tulis, ia bekerja sbg tenaga harian. Setelah beberapa tahun, ia di·benum menjadi juru tulis resmi dan mulai menikmati jabatan barunya. Selain itu, kata "benum" juga dapat digunakan untuk menggambarkan proses pengangkatan pegawai ke posisi yang lebih tinggi. Misalnya, "Setelah lulus ujian, ia di·benum menjadi asisten manajer dan mulai memimpin timnya".

Relevansi Kata "Benum" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "benum" memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks profesional dan karir. Ketika seseorang di·benum ke jabatan baru, mereka biasanya akan memiliki tanggung jawab yang lebih besar dan harus membuat keputusan yang lebih sulit. Selain itu, kata "benum" juga dapat digunakan untuk menggambarkan proses pengangkatan pegawai yang memiliki kualitas yang baik dan dapat memimpin tim dengan baik. Dalam budaya Indonesia modern, kata "benum" masih digunakan dalam konteks profesional dan administratif, dan memiliki peran penting dalam mengangkat seseorang ke jabatan yang lebih tinggi.